INDOZONE.ID - Alasan hujan bisa menyebabkan mengantuk sering kali menjadi pertanyaan, terutama saat hari kerja dan kamu harus menahan rasa ngantuk itu.
Banyak orang saat musim hujan merasa mata lebih berat dan tubuh cepat lelah meski tidak melakukan aktivitas berat.
Kondisi ini bukan sekadar perasaan, tetapi berkaitan dengan perubahan lingkungan dan respons alami tubuh.
Mengetahui penyebabnya sekaligus cara mencegahnya dapat membantu kamu tetap fokus dan produktif meski hujan turun sepanjang hari, berikut penjelasannya:
Ion Negatif di Udara Meningkat dan Membuat Tubuh Lebih Rileks
Melansir The University of Melbourne, Australia, kandungan ion negatif di udara meningkat saat hujan turun akibat gesekan antara tetesan hujan dan udara.
Ion negatif ini dapat memberikan efek menenangkan pada sistem saraf sehingga tubuh terasa lebih nyaman dan rileks.
Kondisi tersebut juga menjadi salah satu alasan hujan bisa menyebabkan mengantuk dan membuat orang lebih mudah tertidur.
Cara mengatasinya, cobalah melakukan peregangan ringan, berjalan sebentar di dalam ruangan, atau menghirup udara segar dengan membuka jendela agar tubuh kembali lebih waspada.
Kadar Oksigen Menurun sehingga Otak Menjadi Kurang Aktif
Saat hujan, meningkatnya uap air dan turunnya tekanan udara dapat menurunkan kadar oksigen di lingkungan.
Padahal, oksigen dibutuhkan otak untuk tetap fokus dan segar. Nah, ketika suplai oksigen berkurang, aktivitas otak akan melambat dan rasa kantuk pun muncul.
Baca juga: Starter Pack yang Harus Selalu Dibawa saat Musim Hujan
Cara mengatasinya kamu bisa pastikan sirkulasi udara di dalam ruangan tetap baik dengan cara nyalakan ventilasi atau kipas angin, serta biasakan mengambil napas dalam beberapa kali untuk membantu meningkatkan asupan oksigen.
Suara Hujan Memberi Efek Menenangkan pada Otak
Suara hujan memiliki ritme yang stabil dan menyerupai suara pengantar tidur, sehingga membuat otak lebih rileks dan menghasilkan gelombang alfa.
Meski menenangkan, efek ini sering kali membuat konsentrasi menurun dan rasa kantuk meningkat.
Nah, cara mengatasinya adalah kamu bisa dengarkan musik dengan tempo lebih cepat, nyalakan lampu yang cukup terang, atau alihkan perhatian dengan aktivitas yang melibatkan fokus, seperti membaca atau mengerjakan tugas ringan.
Produksi Hormon Melatonin Meningkat saat Lingkungan Lebih Gelap
Langit mendung dan minimnya cahaya matahari saat hujan memicu peningkatan hormon melatonin atau hormon yang mengatur siklus tidur.
Jadi, semakin gelap lingkungan, semakin besar dorongan tubuh kamu untuk beristirahat.
Baca juga: 6 Cara Mengatasi Pusing Setelah Kena Hujan yang Wajib Kamu Coba, Auto Mendingan!
Inilah yang membuat rasa mengantuk lebih cepat datang. Cara mengatasinya, kamu bisa tingkatkan pencahayaan ruangan, duduk di dekat jendela, atau nyalakan lampu dengan intensitas terang agar produksi melatonin dapat ditekan.
Aktivitas Berkurang dan Tubuh Masuk Mode Istirahat
Musim hujan sering membatasi aktivitas, terutama di luar ruangan, sehingga tubuh cenderung lebih pasif.
Nah kurangnya gerak tubuhmu bisa membuat tubuh cepat merasa lelah dan mengantuk, meski sebenarnya tidak membutuhkan tidur.
Cara mengatasinya adalah tetap aktif dengan olahraga ringan di dalam rumah, seperti stretching, yoga, naik-turun tangga, serta atur jadwal aktivitas agar tubuh tetap terjaga dan produktif.
Itu dia beberapa alasan mengapa kamu sering ngantuk saat musim hujan, sekaligus cara mengatasinya. Tetap semnagat ya walaupun hujan seharian!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Livpure.com