Sabtu, 21 FEBRUARI 2026 • 03:20 WIB

Puasa Bikin Mudah Mengantuk? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya agar Tetap Produktif

Author

Ilustrasi ngantuk saat bekerja (indy100.com)

INDOZONE.ID - Bulan Ramadhan selalu membawa perubahan besar dalam rutinitas harian. Tidak sedikit orang mengeluhkan rasa kantuk berlebihan saat berpuasa, terutama ketika harus bekerja, kuliah, atau menjalankan aktivitas padat lainnya.

Bahkan, banyak yang bertanya-tanya, kenapa puasa bikin cepat capek dan sulit fokus? Pertanyaan ini wajar muncul karena kondisi tersebut dialami oleh hampir semua orang, terutama di minggu-minggu awal Ramadhan. 

Agar tidak mengganggu produktivitas, penting untuk memahami penyebab sekaligus mengetahui cara mengatasinya secara tepat. Berikut di antaranya.

Baca juga: Batas Waktu Sahur yang Benar! Penting Banget Biar Puasa Tetap Sah

Kenapa Puasa Bikin Cepat Capek dan Sulit Fokus?

Ilustrasi capek kerja. (freepik)

Salah satu alasan utama tubuh terasa lebih cepat lelah saat puasa adalah perubahan sumber energi. Biasanya, tubuh mendapatkan asupan makanan secara berkala sepanjang hari.

Namun ketika puasa, tubuh harus mengandalkan cadangan energi selama kurang lebih 12-14 jam.

Penurunan kadar gula darah menjadi faktor penting. Glukosa adalah bahan bakar utama bagi otak. Saat kadar gula darah menurun, otak tidak mendapatkan energi optimal sehingga muncul rasa lemas, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi.

Inilah yang membuat banyak orang merasa produktivitasnya menurun di siang hari. Kondisi ini juga menjawab pertanyaan umum seputar penyebab badan lemas saat puasa Ramadhan. 

Tidak hanya karena lapar, tetapi juga karena perubahan metabolisme dan adaptasi tubuh terhadap pola makan baru.

Baca juga: Tips Ampuh Hilangkan Cegukan Saat Puasa Secara Alami

Penyebab Badan Lemas Saat Puasa Ramadhan

Ada beberapa faktor yang membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk selama berpuasa, antara lain:

1. Turunnya Kadar Gula Darah

Ketika tidak ada asupan makanan, kadar gula darah perlahan menurun. Jika saat sahur seseorang mengonsumsi makanan tinggi gula sederhana, kadar gula bisa melonjak cepat lalu turun drastis sebelum waktu berbuka. Fluktuasi ini menyebabkan tubuh terasa lemas lebih cepat.

2. Kurang Tidur

Perubahan jadwal tidur selama Ramadhan menjadi faktor besar. Banyak orang bangun lebih awal untuk sahur dan tidak bisa kembali tidur nyenyak. Kekurangan tidur membuat tubuh sulit mempertahankan fokus dan meningkatkan rasa kantuk di siang hari.

3. Dehidrasi

Kurangnya asupan cairan juga menjadi penyebab badan lemas saat puasa Ramadhan. Dehidrasi ringan saja dapat menyebabkan sakit kepala, menurunnya konsentrasi, serta rasa lelah berlebihan.

4. Perubahan Ritme Hormon

Puasa memengaruhi produksi hormon seperti insulin dan kortisol. Kortisol berperan dalam menjaga energi dan kewaspadaan. Jika ritmenya terganggu akibat perubahan pola tidur dan makan, tubuh bisa terasa lebih mudah mengantuk.

Menu Sahur Supaya Tidak Mudah Lelah dan Mengantuk

Salah satu kunci utama agar tetap bertenaga adalah memilih menu sahur yang tepat. Banyak orang belum menyadari bahwa pilihan makanan saat sahur sangat menentukan kondisi tubuh sepanjang hari.

Berikut beberapa tips memilih menu sahur supaya tidak mudah lelah dan mengantuk:

  • Konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum agar energi dilepaskan secara bertahap.
  • Tambahkan protein seperti telur, tempe, tahu, ayam, atau ikan untuk membantu rasa kenyang lebih lama.
  • Perbanyak serat dari sayur dan buah agar kadar gula darah tetap stabil.
  • Hindari makanan terlalu manis yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah.
  • Cukupi cairan dengan minum air putih yang cukup sebelum imsak.

Dengan pola makan yang tepat, tubuh akan lebih stabil dan tidak mudah mengalami penurunan energi drastis.

Cara Mengatasi Ngantuk Saat Puasa

Selain memperhatikan asupan nutrisi, ada beberapa langkah praktis sebagai cara mengatasi ngantuk saat puasa yang bisa dilakukan di tengah aktivitas:

1. Atur Pola Tidur

Usahakan tidur lebih awal agar kebutuhan istirahat tetap terpenuhi. Hindari begadang tanpa alasan penting karena akan memperparah rasa kantuk di siang hari.

2. Manfaatkan Power Nap

Tidur siang singkat selama 15-20 menit dapat membantu memulihkan energi dan meningkatkan konsentrasi. Jangan tidur terlalu lama karena bisa membuat tubuh semakin lemas.

3. Lakukan Peregangan Ringan

Gerakan sederhana seperti peregangan bahu, leher, dan punggung membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi rasa kantuk.

4. Basuh Wajah atau Berwudu

Air segar dapat memberikan efek stimulasi ringan yang membantu menyegarkan pikiran.

5. Atur Beban Kerja

Jika memungkinkan, kerjakan tugas berat di pagi hari ketika energi masih relatif stabil. Gunakan siang hari untuk pekerjaan yang lebih ringan.

Tips Agar Tidak Mengantuk Saat Puasa Seharian

Agar tetap produktif hingga waktu berbuka, berikut beberapa tips agar tidak mengantuk saat puasa seharian yang bisa diterapkan secara konsisten:

  • Jaga hidrasi dengan pola minum teratur antara berbuka dan sahur.
  • Hindari makan berlebihan saat berbuka karena dapat memicu rasa kantuk.
  • Lakukan aktivitas ringan menjelang berbuka agar tubuh tetap aktif.
  • Kurangi konsumsi kafein berlebihan di malam hari agar kualitas tidur tidak terganggu.
  • Kelola stres dengan baik karena stres berlebih dapat memperburuk kelelahan.

Konsistensi menjalankan kebiasaan sehat ini akan membantu tubuh beradaptasi lebih cepat selama Ramadhan.

Adaptasi Tubuh di Awal Ramadhan

Perlu dipahami bahwa rasa lelah biasanya paling terasa pada minggu pertama puasa. Tubuh masih dalam tahap penyesuaian terhadap perubahan ritme makan dan tidur.

Setelah beberapa hari, metabolisme menjadi lebih efisien dalam menggunakan cadangan energi. Pada fase ini, banyak orang mulai merasa lebih stabil dan tidak mudah mengantuk seperti di awal Ramadhan.

Karena itu, penting untuk tidak langsung menyerah ketika merasa lemas di hari-hari pertama. Beri waktu tubuh untuk beradaptasi.

Pentingnya Pola Hidup Seimbang Selama Ramadhan

Puasa sejatinya dapat menjadi momentum untuk memperbaiki pola hidup. Dengan mengatur waktu tidur, memilih makanan sehat, serta menjaga keseimbangan aktivitas dan istirahat, tubuh akan tetap bugar.

Mengantuk saat puasa memang wajar, tetapi bukan berarti tidak bisa dikendalikan. Kuncinya ada pada manajemen energi dan disiplin menjaga pola hidup.

Rasa kantuk saat puasa terjadi karena kombinasi penurunan gula darah, perubahan pola tidur, dehidrasi, serta penyesuaian hormon dalam tubuh. 

Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan seperti kenapa puasa bikin cepat capek dan sulit fokus, namun jawabannya terletak pada proses adaptasi alami tubuh.

Dengan memahami penyebab badan lemas saat puasa Ramadhan, memilih menu sahur supaya tidak mudah lelah dan mengantuk. Lalu, menerapkan cara mengatasi ngantuk saat puasa dan berbagai tips agar tidak mengantuk saat puasa seharian, kamu tetap bisa menjalani aktivitas dengan produktif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthshots.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU