INDOZONE.ID - Bulan Ramadan selalu identik dengan momen berbagi dan kebersamaan, terutama saat waktu berbuka puasa tiba.
Setelah seharian menahan lapar dan haus, banyak orang menantikan momen berbuka sebagai waktu untuk berkumpul bersama keluarga maupun masyarakat sekitar.
Melihat kedekatan momen tersebut dengan kehidupan masyarakat Indonesia, Teh Celup Sosro kembali menghadirkan program “Hidupkan Ramadanmu” sebagai bentuk berbagi kehangatan di bulan suci.
Melalui program ini, perusahaan membagikan puluhan ribu hidangan berbuka puasa di berbagai masjid di Indonesia.
Latar Belakang Kampanye
Program “Teh Celup Sosro Hidupkan Ramadanmu” berangkat dari kedekatan bulan Ramadan dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Bagi banyak orang, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang sangat dinantikan, terutama saat waktu berbuka puasa tiba.
“Ramadan itu momen yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia. Setelah seharian menahan lapar dan haus, momen berbuka menjadi salah satu momen yang paling dinantikan,” ujar Indi Raisa Girsang, Brand Manager Teh Celup Sosro dalam Jumpa pers di Jakarta pusat (10/3/26)
Baca juga: Mengenal Sosok Soegiharto Sosrodjojo, Pendiri Teh Botol Sosro yang Meninggal Dunia di Usia 95 Tahun
Melihat kebiasaan masyarakat yang sering menikmati teh hangat saat berbuka puasa, Teh Celup Sosro kemudian menghadirkan program berbagi hidangan berbuka bersama masyarakat.
Tahun ini program tersebut kembali digelar dengan menggandeng Foodbank of Indonesia (FOI) di 186 masjid yang tersebar di enam provinsi sejak 21 Februari hingga 15 Maret.
Menurut Indi, kegiatan ini melibatkan relawan perempuan dari Foodbank of Indonesia yang berperan penting dalam menyiapkan hidangan berbuka bagi masyarakat.
“Ibu-ibu relawan Foodbank of Indonesia ini menjadi motor utama yang membantu kami menghadirkan hidangan hangat di 186 masjid,” lanjutya.
Secara total, sekitar 60 ribu hidangan berbuka disiapkan dan dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari semangat berbagi kehangatan selama Ramadan.
Alasan Memilih Masjid sebagai Lokasi Kegiatan
Masjid dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga sering menjadi pusat aktivitas sosial yang mempertemukan berbagai kalangan masyarakat.
"Di masjid masyarakat bisa berkumpul, saling berbagi informasi, dan melakukan berbagai hal baik lainnya yang bermanfaat jadi mesjid merupakan tempat yang paling startegis,” ujarnya.
Karena itulah masjid dinilai sebagai tempat yang tepat untuk menghadirkan kegiatan berbagi hidangan berbuka.
Melalui kegiatan ini, Teh Celup Sosro berharap kehangatan tidak hanya hadir dari secangkir teh hangat, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan berbagi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tantangan Pelaksanaan Program di Tengah Ramadan
Dalam pelaksanaannya, program ini juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait pengaturan waktu selama bulan Ramadan.
Indi menjelaskan bahwa pihaknya ingin memastikan kegiatan berjalan tanpa mengganggu momen kebersamaan para relawan dengan keluarga mereka.
Baca juga: 5 Jenis Teh yang Punya Antioksidan Lebih Tinggi daripada Green Tea
“Kami tidak ingin melewatkan momen Ramadan yang hanya berlangsung sekitar 30 hari ini. Tapi di awal puasa kami juga tidak ingin ibu-ibu relawan harus meninggalkan waktu bersama keluarga,” jelasnya.
Oleh karena itu, pelaksanaan program difokuskan pada pertengahan Ramadan agar distribusi paket berbuka bisa berjalan sesuai rencana tanpa mengganggu momen kebersamaan keluarga.
Ia mengakui juga bahwa pengaturan waktu tersebut menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan program, namun pihaknya tetap berupaya memastikan seluruh kegiatan berbagi dapat terlaksana dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan