INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, malam hari terasa menjadi waktu paling nyaman untuk beraktivitas. Pikiran lebih tenang, ide lebih mudah muncul, dan pekerjaan bisa diselesaikan dengan lebih fokus tanpa banyak gangguan.
Namun, jika kamu harus bangun pagi untuk kerja, kuliah, atau sekolah, kebiasaan begadang bisa menjadi masalah. Kurang tidur dapat membuat tubuh cepat lelah, sulit berkonsentrasi, hingga menurunkan produktivitas. Kabar baiknya, pola tidur yang terlalu larut sebenarnya bisa diperbaiki dengan beberapa perubahan kebiasaan sederhana agar ritme tidur kembali lebih sehat.
Berikut cara sederhana untuk memperbaiki pola tidur kamu:
Biasakan Terkena Cahaya Pagi
Cahaya di pagi hari memiliki peran penting untuk mengatur “jam biologis” tubuh. Saat tubuh terkena cahaya terang setelah bangun tidur, otak akan lebih mudah mengenali kapan waktunya aktif dan kapan waktunya beristirahat.
Cobalah menyempatkan diri keluar rumah beberapa menit setelah bangun tidur, meskipun hanya sebentar. Jika sulit mendapatkan sinar matahari, kamu juga bisa menggunakan lampu terapi cahaya sebagai alternatif.
Baca juga: Jangan Anggap Remeh! Ini 7 Efek Begadang Terhadap Masalah Kesehatan
Atur Jadwal Tidur yang Konsisten
Tubuh sebenarnya menyukai rutinitas yang teratur. Karena itu, cobalah membiasakan tidur dan bangun pada jam yang hampir sama setiap hari. Bahkan pada akhir pekan, sebaiknya jangan tidur terlalu lama. Jika ingin mulai tidur lebih cepat, ubah jadwal secara perlahan, misalnya 15–30 menit lebih awal setiap beberapa hari.
Kurangi Kafein di Sore atau Malam Hari
Kopi, minuman energi, soda, hingga beberapa jenis teh mengandung kafein yang dapat membuat kamu tetap terjaga. Kafein bekerja dengan menghambat rasa kantuk di otak. Jadi, jika ingin tidur lebih cepat, sebaiknya hindari minuman berkafein beberapa jam sebelum tidur. Kamu bisa menggantinya dengan teh herbal yang lebih menenangkan.
Jauhkan Gadget Sebelum Tidur
Scrolling media sosial atau menonton film sebelum tidur memang terasa santai. Namun, cahaya dari layar ponsel, laptop, atau televisi dapat mengganggu proses tubuh untuk merasa mengantuk.
Cobalah menghentikan penggunaan gadget sekitar 30 menit sebelum tidur. Suasana kamar yang lebih gelap juga dapat membantu tubuh memproduksi hormon tidur secara alami.
Rutin Bergerak atau Berolahraga
Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Tidak harus olahraga berat—jalan santai atau stretching ringan juga sudah cukup membantu. Namun, hindari olahraga yang terlalu berat menjelang waktu tidur karena dapat membuat tubuh justru menjadi lebih berenergi.
Pertimbangkan Suplemen Melatonin
Melatonin adalah hormon alami yang membantu mengatur siklus tidur. Beberapa orang menggunakan suplemen melatonin untuk membantu tubuh merasa lebih cepat mengantuk.
Meski cukup umum digunakan, suplemen ini sebaiknya tetap dikonsumsi setelah berkonsultasi dengan tenaga medis, terutama jika kamu sedang mengonsumsi obat tertentu.
Pastikan Kamar Tetap Sejuk
Suhu kamar juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Kamar yang terlalu panas sering kali membuat tubuh sulit beristirahat dengan nyaman. Menjaga ruangan tetap sejuk dapat membantu tubuh lebih cepat rileks dan tidur lebih nyenyak.
Buat Rutinitas Santai Sebelum Tidur
Rutinitas kecil sebelum tidur bisa menjadi sinyal bagi tubuh bahwa waktu istirahat sudah dekat. Beberapa hal sederhana yang dapat kamu lakukan misalnya membaca buku ringan, melakukan skincare, mengganti pakaian dengan piyama, meredupkan lampu kamar, atau mendengarkan musik yang menenangkan. Kegiatan ini membantu pikiran perlahan beralih dari aktivitas harian menuju waktu istirahat.
Baca juga: Suka Begadang? Studi Ungkap Night Owl Punya Risiko Penyakit Jantung Lebih Tinggi
Kenapa Ada Orang yang Lebih Suka Begadang?
Setiap orang memiliki ritme tubuh yang berbeda. Ada yang merasa lebih produktif di pagi hari, tetapi ada juga yang justru lebih aktif saat malam.
Faktor usia, kebiasaan, hingga genetika dapat memengaruhi pola tersebut. Namun, jika kamu terus kesulitan tidur meskipun sudah mencoba berbagai cara, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Mengubah kebiasaan begadang memang membutuhkan waktu. Namun, dengan langkah sederhana seperti mendapatkan cahaya pagi, menjaga jadwal tidur, dan menciptakan suasana kamar yang nyaman, pola tidur kamu dapat kembali lebih teratur.
Jika sudah terbiasa, bangun pagi pun terasa jauh lebih segar dan kamu bisa menjalani aktivitas dengan energi yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline.com