INDOZONE.ID - Saat cari rumah, kamu pasti sering menemukan istilah seperti cluster, residence, atau regency.
Sekilas terdengar mirip, tapi sebenarnya masing-masing punya karakteristik yang beda, lho. Biar nggak salah pilih, yuk pahami perbedaannya satu per satu.
Baca juga: 17 Ucapan Selamat Datang Bulan April Dalam Bahasa Inggris yang Keren dan Estetik
Perbedaan Residence, Cluster, dan Regency
1. Perumahan Cluster
Perumahan cluster adalah tipe hunian yang biasanya dibangun dalam satu kawasan dengan konsep yang seragam.
Artinya, desain rumah dalam satu cluster cenderung mirip atau bahkan sama, mulai dari bentuk bangunan, tata letak, hingga konsep lingkungannya.
Proyeknya juga biasanya dibangun sekaligus dalam satu tahap, jadi terlihat lebih rapi dan terkonsep.
Selain itu, cluster identik dengan sistem keamanan yang lebih ketat, seperti one gate system atau satu pintu keluar masuk.
Fasilitas di dalamnya juga biasanya cukup lengkap, mulai dari taman, playground, sampai area olahraga. Karena konsepnya yang lebih eksklusif dan tertata, perumahan cluster sering jadi incaran kalangan menengah ke atas yang cari kenyamanan dan privasi.
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Bulan April Dalam Bahasa Inggris: Bikin Vibes yang Lebih Fresh
Ciri-ciri perumahan cluster:
- Desain rumah seragam dan modern
- Menggunakan sistem satu gerbang (one gate system)
- Fasilitas internal cukup lengkap
- Lingkungan lebih tertata dan eksklusif
2. Perumahan Residence
Perumahan residence sebenarnya mirip dengan cluster, tapi skalanya biasanya lebih kecil.
Jumlah unit rumah dalam satu kawasan tidak terlalu banyak, sehingga suasananya cenderung lebih tenang dan tidak terlalu padat. Desain rumahnya juga umumnya simpel, minimalis, dan tetap seragam.
Perbedaan paling mencolok ada di lokasi. Residence biasanya dibangun di area pinggiran kota atau sub-urban, yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota.
Karena itu, lingkungan residence cenderung lebih asri, udara lebih bersih, dan cocok untuk kamu yang cari hunian nyaman dengan suasana lebih santai. Nggak heran kalau tipe ini banyak ditemukan di daerah penyangga kota besar.
3. Perumahan Regency
Perumahan regency sering dianggap mirip dengan residence, karena sama-sama banyak dibangun di wilayah sub-urban.
Baca juga: Sering Merasa Malas? Ini Cara Kembali Produktif Tanpa Harus Nyiksa Diri
Namun, regency biasanya punya nilai jual tambahan dari segi akses. Developer sering menekankan bahwa lokasi perumahan ini masih strategis dan terhubung ke titik-titik penting, seperti jalan utama, pusat kota, atau fasilitas umum.
Secara konsep, regency tidak selalu punya standar desain atau sistem seperti cluster. Nama “regency” sendiri sering lebih ke branding dari developer untuk memberi kesan eksklusif atau premium.
Jadi, karakteristiknya bisa bervariasi tergantung pengembangnya, tapi umumnya tetap mengutamakan kenyamanan hunian dengan akses yang cukup baik.
Lebih Baik Pilih yang Mana?
Jika kamu cari hunian dengan keamanan tinggi dan fasilitas lengkap, cluster bisa jadi pilihan paling ideal.
Baca juga: Pantun Assalamualaikum Lucu dan Kreatif untuk Salam Pembuka, Bisa Bikin Suasana Cair
Jika lebih suka suasana tenang di pinggiran kota dengan lingkungan asri, residence cocok untuk kamu.
Sedangkan jika ingin hunian di area sub-urban tapi tetap punya akses strategis, regency bisa jadi opsi yang menarik.
Semua kembali ke kebutuhan dan gaya hidup kamu. Mau yang eksklusif, tenang, atau strategis, tinggal pilih yang paling sesuai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Asri.land