INDOZONE.ID - Saat interview kerja atau mengajukan pengunduran diri, pertanyaan soal alasan resign hampir selalu muncul.
Meski terdengar sederhana, banyak orang justru bingung menjawabnya karena takut terdengar buruk di mata HRD atau atasan.
Padahal, alasan resign sebenarnya bisa disampaikan dengan jujur tanpa harus menjelekkan perusahaan lama asal cara penyampaiannya tetap profesional dan sopan.
Baca juga: Mulai Bosan dengan Hubungan Kamu? Coba “Reset” Pakai Cara Ini, Bikin Rasa Sayang Balik lagi
Contoh Jawab Alasan Resign
Berikut beberapa contoh alasan resign yang aman dan umum digunakan.
1. Pekerjaan Sudah Tidak Sesuai dengan Kontrak Awal
Terkadang ada kondisi di mana jobdesk yang dijalani sudah jauh berbeda dari kesepakatan awal.
Jika memang beban kerja dirasa berlebihan atau tidak sesuai posisi, alasan ini bisa disampaikan secara profesional tanpa menyalahkan perusahaan.
Contoh jawaban:
“Saya merasa ingin mencari posisi yang lebih sesuai dengan jalur karier dan tanggung jawab yang saya harapkan sejak awal.”
Baca juga: Hubungan Mulai Terasa Dingin? Coba 1 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bikin Dia Merasa Dihargai
2. Ingin Melanjutkan Pendidikan
Alasan resign karena ingin fokus kuliah atau melanjutkan pendidikan biasanya cukup mudah dipahami perusahaan. Apalagi, jika pendidikan tersebut memang berkaitan dengan pengembangan karier di masa depan.
Contoh jawaban:
“Saya ingin fokus melanjutkan pendidikan agar bisa mengembangkan kemampuan dan karier saya ke depannya.”
3. Ingin Mencari Jenjang Karier yang Lebih Jelas
Tidak sedikit karyawan resign karena merasa perkembangan kariernya stagnan. Alasan ini cukup umum dan tetap aman disampaikan selama tidak menyerang perusahaan sebelumnya.
Contoh jawaban:
“Saya ingin mencari tantangan baru dan peluang pengembangan karier yang lebih sesuai dengan target profesional saya.”
4. Ingin Fokus Membangun Usaha Sendiri
Ada juga yang memilih resign karena ingin mencoba bisnis atau usaha sendiri. Jika memang alasannya seperti itu, sampaikan saja dengan santai dan profesional.
Baca juga: Tiba-Tiba Ngerasa “Biasa Aja” Sama Pasangan? Ini Hal yang Sering Terjadi Tapi Jarang Disadari
Contoh jawaban:
“Saya ingin mencoba fokus mengembangkan usaha pribadi yang sudah mulai saya bangun beberapa waktu terakhir.”
5. Berpindah Tempat Tinggal
Jarak rumah dan kantor yang terlalu jauh juga sering jadi alasan resign. Biasanya alasan ini cukup mudah diterima karena berkaitan dengan efisiensi waktu dan kondisi pribadi.
Contoh jawaban:
“Saya harus berpindah domisili sehingga cukup sulit untuk melanjutkan pekerjaan dengan lokasi kantor saat ini.”
6. Ingin Fokus ke Keluarga
Alasan keluarga juga termasuk alasan resign yang umum digunakan, terutama bagi karyawan yang baru menikah atau memiliki anak.
Contoh jawaban:
“Saat ini saya ingin lebih fokus pada kebutuhan keluarga dan kondisi pribadi di rumah.”
Baca juga: Apa Itu Etnosentrisme? Pengertian, Dampak, dan Contoh dalam Kehidupan
Resign adalah hal yang wajar dalam perjalanan karier seseorang, kamu cukup tahu bagaimana cara menyampaikannya dengan baik dan profesional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: CIMB NIAGA