Kamis, 02 JULI 2026 • 16:30 WIB

5 Kebiasaan Buruk Pengguna Kacamata: Ini Rahasia Lensa Awet dan Bebas Goresan

Author

Kebiasaan buruk pengguna kacamata. (FREEPIK/proostoleh)

INDOZONE.ID - Menjaga kualitas alat bantu penglihatan merupakan langkah krusial yang berdampak langsung pada kenyamanan aktivitas harian sekaligus kesehatan indra penglihatanmu.

Sayangnya, banyak orang masih sering melakukan kebiasaan sepele yang tanpa disadari bisa memperpendek umur pakai lensa dan bingkai.

Kebiasaan buruk pengguna kacamata. (Freepik)

Padahal, dengan menghindari kekeliruan kecil tersebut, investasi yang sudah kamu keluarkan untuk membeli pelindung mata tidak akan terbuang sia-sia.

Supaya kamu terhindar dari risiko kerusakan fisik serta gangguan penglihatan, mari bahas mengenai kebiasaan buruk dan solusinya.

5 Kebiasaan Buruk Pengguna Kacamata

Baca juga: Lagi Dirawat di RS, Bapak Ini Kaget Begitu Tau Tim Jagoannya di Piala Dunia 2026 Kalah Semua

1. Bahaya Gesekan Material Kasar

Menggunakan ujung pakaian atau selembar tisu untuk membersihkan noda di permukaan lensa, merupakan kekeliruan yang paling sering terjadi.

Serat kasar dari kain baju atau tisu berpotensi meninggalkan goresan-goresan halus, yang lama-kelamaan bisa mengaburkan pandanganmu.

Solusinya, selalu gunakan kain microfiber khusus yang memang dirancang lembut untuk membersihkan lensa agar aman digunakan saat darurat atau traveling.

Baca juga: Berkeringat Terus saat Tidur Malam, Apa Penyebabnya?

2. Ancaman Paparan Suhu Ekstrem

Menaruh alat bantu penglihatan di dasbor mobil yang terparkir langsung di bawah terik matahari, bisa berdampak buruk bagi komponennya.

Suhu panas yang terlalu tinggi, dapat merusak lapisan pelindung lensa sekaligus memicu bentuk bingkai menjadi melengkung atau berubah dari wujud aslinya.

Meskipun produk bingkai terbuat dari bahan yang kuat serta lentur, kamu tetap disarankan menyimpannya di tempat sejuk atau memanfaatkan foldable case saat tidak digunakan.

3. Dampak Buruk Memakai di Rambut

Kebiasaan menaikkan bingkai ke atas kepala saat sedang tidak digunakan, sering kali dianggap praktis meski bisa melonggarkan komponen kecil di dalamnya.

Baca juga: Ketiak Tampak Gelap? Coba Cara Alami Ini agar Lebih Cerah

Tekanan statis dari kepala dapat mengubah bentuk aslinya serta mengendorkan sekrup pengikat, belum lagi minyak rambut yang bisa mengotori permukaan lensa.

Sebagai langkah antisipasi, taruhlah di tempat datar atau manfaatkan layanan perbaikan sekrup dan baut jika kacamata kamu sudah telanjur kendur.

Kebiasaan buruk pengguna kacamata. (Freepik)

4. Penggunaan saat Aktivitas Fisik Berat

Mengenakan pelindung mata biasa saat melakukan gerakan cepat atau olahraga intens tanpa pengaman tambahan sangat berisiko memicu cedera.

Benturan atau gerakan tiba-tiba bisa membuat kacamata jatuh, patah, hingga membahayakan area wajahmu yang sensitif.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menambahkan aksesori seperti stopper, tali pengaman, atau clip tambahan agar kacamata tetap kukuh dan nyaman untuk kegiatan aktif.

5. Kelalaian dalam Menjaga Kebersihan

Menumpuknya sisa keringat, debu, dan minyak wajah akibat jarang dibersihkan secara berkala bisa mengaburkan fungsi utama lensa.

Kotoran yang mengendap terlalu lama di area bantalan hidung, juga berpotensi memicu iritasi atau infeksi bakteri pada area kulit sekitar matamu.

Biasakan untuk mencucinya setiap hari menggunakan cairan pembersih khusus dan hindari penggunaan sabun berbahan kimia keras, agar lapisan pelindung lensa tidak mengelupas.

Langkah preventif dengan selalu membawa kain pembersih berbahan lembut di dalam tas, merupakan kebiasaan baru yang sangat positif untuk kamu terapkan.

Menghilangkan partikel debu mikro sebelum menyeka permukaan kaca akan memastikan tidak ada gesekan yang memicu cacat permanen.

Sentuhan kecil ini terbukti ampuh mempertahankan kejernihan pandangan mata saat kamu harus bekerja di depan layar monitor dalam waktu lama.

Bagi kamu yang sering melakukan perjalanan luar ruangan, menyediakan tempat penyimpanan portabel di dalam kendaraan adalah keputusan yang sangat bijak.

Jangan pernah membiarkan perangkat optik milikmu terpapar panas langsung di area terbuka tanpa adanya pelindung luar yang memadai.

Wadah yang teduh, akan menjaga stabilitas material bingkai sehingga tidak mudah getas atau patah saat kamu gunakan kembali.

Memperhatikan kerapian posisi baut penyangga juga menjadi aspek penting yang tidak boleh luput dari pengawasan harianmu.

Baca juga: Banyak Orang Rela Berkorban Demi Beli Barang Viral, Ini Penjelasannya dari Kacamata Psikologi

Jika kamu merasakan posisi bingkai sudah mulai terasa longgar atau miring saat dipakai, segera bawa ke pusat optik terdekat untuk mendapatkan perbaikan sekrup.

Penanganan secepatnya akan mencegah kerusakan lebih parah pada struktur penyangga telinga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wearviuum.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU