INDOZONE.ID - Kehamilan adalah masa di mana kebutuhan nutrisi ibu meningkat untuk mendukung pertumbuhan janin.
Salah satu sayuran yang memiliki banyak manfaat namun menimbulkan pertanyaan untuk ibu hamil adalah pare. Namun bolehkah ibu hamil makan pare? Berikut beberapa penjelasannya.
Apakah Pare Aman Dikonsumsi Saat Hamil?
Banyak yang bertanya-tanya apakah aman mengonsumsi pare selama kehamilan. Pare kaya akan berbagai nutrisi penting seperti seng, zat besi, kalium, dan magnesium, yang sangat dibutuhkan selama kehamilan.
Selain itu, pare juga mengandung vitamin A, C, dan B kompleks yang membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil.
Hal yang menarik, pare memiliki indeks glikemik yang rendah, yang berarti dapat membantu mengontrol kadar gula darah, sangat penting bagi ibu yang rentan terhadap diabetes gestasional.
Namun, konsumsinya harus dibatasi, karena asupan berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan efek samping lainnya.
Baca Juga: Bisa untuk Antivirus, Intip Manfaat Lain Pare untuk Kesehatan
Manfaat Makan Pare Saat Hamil
1. Kaya Akan Serat
Pare memiliki kandungan serat yang tinggi, yang dapat membantu mengurangi keinginan makan berlebihan. Dengan mengurangi konsumsi makanan ringan atau berkalori tinggi, ibu hamil dapat menjaga kesehatan dan berat badan tetap ideal.
Serat dalam pare juga mendukung kesehatan jantung dan mengurangi risiko preeklamsia dengan menurunkan kadar kolesterol.
2. Sumber Folat yang Baik
Folat adalah nutrisi penting bagi perkembangan janin, membantu dalam pembentukan sel-sel baru, DNA, dan RNA.
Asupan folat yang cukup juga melindungi bayi dari risiko cacat tabung saraf dan cacat lahir lainnya yang dapat mempengaruhi otak dan tulang belakang.
Baca Juga: 8 Manfaat Sayur Pare untuk Kesehatan Tubuh di Balik Rasa Pahitnya
3. Mencegah Diabetes
Ibu hamil rentan terkena diabetes. Mengonsumsi pare secara teratur dapat membantu mencegah kondisi ini karena pare mengandung senyawa yang menyerupai insulin, seperti protein hipoglikemik, charantin, dan polipeptida-P, yang berfungsi mengatur kadar gula darah.
4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Selama kehamilan, menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat sangat penting. Pare kaya akan vitamin C dan fitokimia yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh ibu hamil melawan infeksi dan menyerap zat besi dengan lebih baik.
5. Mencegah Infeksi
Pare memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi yang membantu mencegah dan mengurangi risiko infeksi.
Dengan mengonsumsi pare, ibu hamil dapat meningkatkan daya tahan tubuhnya, melindungi diri dari berbagai infeksi yang bisa menyebabkan komplikasi selama kehamilan.
6. Mengatasi Masalah Pencernaan
Sembelit dan wasir adalah masalah umum yang sering dialami ibu hamil. Kandungan serat dalam pare dapat membantu meringankan kondisi ini dengan memperbaiki kesehatan usus dan mendukung pertumbuhan bakteri baik.
Selain itu, pare yang rendah kalori membantu mengontrol berat badan selama kehamilan.
7. Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Janin
Pare mengandung berbagai nutrisi yang penting untuk perkembangan janin, seperti zat besi, niasin, kalium, seng, mangan, magnesium, dan kalsium.
Kalsium dalam pare sangat penting untuk perkembangan tulang janin, menjadikan pare pilihan makanan yang baik untuk mendukung pertumbuhan janin yang sehat.
8. Membantu Melancarkan Buang Air Besar
Sembelit sering menjadi masalah bagi ibu hamil. Pare, yang kaya akan serat, dapat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit, sehingga mengurangi ketidaknyamanan selama kehamilan.
9. Sumber Nutrisi Tambahan yang Bermanfaat
Selain nutrisi utama, pare juga mengandung riboflavin, tiamin, dan beta-karoten yang berperan penting dalam perkembangan paru-paru janin serta mengurangi risiko toksisitas Vitamin A.
Demikian beberapa penjelasan mengenai bolehkah ibu hamil makan pare? Pare bisa dinikmati dalam berbagai cara, seperti salad, tumisan, direbus, atau sebagai bahan tambahan dalam sup dan sayur.
Bagi mereka yang belum pernah mencoba pare sebelumnya, sebaiknya hindari saat hamil untuk mencegah efek samping seperti kram, gastritis, dan masalah pencernaan lainnya.
Konsultasikan selalu dengan dokter mengenai makanan apa saja yang aman dikonsumsi selama kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Carehospitals.com