INDOZONE.ID - Ketika sedang hamil, banyak mitos dan cerita lama yang beredar, termasuk soal perbedaan kehamilan anak laki-laki dan perempuan.
Beberapa orang percaya bahwa bentuk perut hingga jenis makanan yang diidamkan, bisa menjadi petunjuk jenis kelamin bayi.
Berikut lima mitos dan fakta perbedaan tanda kehamilan anak laki laki dan perempuan.
Bagaimana Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi Saat Hamil?
Banyak orang yang mempercayai mitos-mitos kuno tentang cara mengetahui jenis kelamin bayi, seperti drngan melihat ukuran perut, atau jenis makanan yang sering diidamkan ibu hamil.
Meskipun menarik untuk berspekulasi, fakta ilmiah menunjukkan bahwa satu-satunya cara pasti untuk mengetahui jenis kelamin bayi adalah melalui tes darah atau USG.
Biasanya, jenis kelamin bayi dapat diketahui saat pemeriksaan kehamilan kedua pada usia 20 minggu melalui USG, atau bisa lebih awal, yaitu pada usia 10 minggu dengan tes darah.
Meskipun mitos sering dibicarakan, hanya teknologi medis yang bisa memberikan hasil yang pasti.
Baca Juga: Benarkah Stres saat Hamil Bisa Mempengaruhi Bayi dalam Kandungan? Ini Faktanya
Tanda-Tanda Kehamilan Anak Perempuan
Beberapa tanda kehamilan berikut ini, sering kali dianggap sebagai petunjuk bahwa seorang ibu sedang mengandung anak perempuan:
1. Posisi Perut Tinggi
Salah satu tanda yang paling sering disebut adalah posisi perut yang lebih tinggi. Banyak yang percaya bahwa jika perut ibu lebih tinggi, berarti bayinya perempuan.
Namun, kenyataannya, posisi perut lebih dipengaruhi oleh posisi rahim dan ukuran bayi, bukan jenis kelamin.
Meski begitu, mitos ini tetap menjadi pembicaraan yang menarik di kalangan ibu hamil.
Baca Juga: Benarkah Ibu Hamil Sering Lupa? Ini Penjelasannya
2. Detak Jantung Bayi Cepat
Mitos lain yang cukup populer adalah bahwa detak jantung yang lebih dari 140 kali per menit menandakan bayi perempuan.
Namun, penelitian menunjukkan bahwa detak jantung bayi bisa bervariasi, antara 110 hingga 160 kali per menit, terlepas dari jenis kelamin.
Detak jantung bayi lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti aktivitas di dalam rahim.
3. Mual di Pagi Hari
Beberapa orang percaya bahwa mual berlebih atau morning sickness yang dialami selama kehamilan, menandakan bayi perempuan.
Mitos ini didasarkan pada anggapan bahwa kehamilan anak perempuan meningkatkan kadar hormon, sehingga membuat ibu lebih sering mual.
Namun, penelitian tidak menemukan bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung klaim ini.
4. Ngidam Makanan Manis
Banyak yang mengatakan bahwa jika seorang ibu hamil mengidam makanan manis seperti cokelat atau buah-buahan, maka dia sedang mengandung anak perempuan.
Walau menarik untuk dipercayai, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa ngidam makanan manis berhubungan dengan jenis kelamin bayi.
5. Wajah akan Muncul Jerawat Saat Hamil
Beberapa orang percaya bahwa jerawat yang muncul selama kehamilan menandakan anak perempuan.
Peningkatan hormon selama kehamilan memang bisa mempengaruhi kondisi kulit, tetapi hal ini bisa terjadi pada ibu yang mengandung anak laki-laki maupun perempuan.
Tanda-Tanda Kehamilan Anak Laki-Laki
Tanda-tanda berikut ini sering dianggap sebagai petunjuk bahwa seorang ibu sedang mengandung anak laki-laki:
1. Posisi Perut Rendah dan Bulat
Banyak yang percaya bahwa jika perut ibu hamil tampak lebih rendah dan berbentuk bulat, maka ia sedang mengandung anak laki-laki.
Meski demikian, seperti halnya kehamilan anak perempuan, bentuk dan posisi perut lebih dipengaruhi oleh posisi rahim serta ukuran bayi, bukan jenis kelamin.
2. Detak Jantung Lambat
Menurut mitos, jika detak jantung bayi di bawah 140 kali per menit dan terdengar seperti suara kereta, maka bayi tersebut laki-laki.
Namun, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, detak jantung bayi bervariasi dan tidak bisa digunakan sebagai indikator pasti untuk menentukan jenis kelamin.
3. Ngidam Makanan Asin atau Gurih
Jika ibu hamil lebih sering mengidam makanan asin atau gurih, seperti keripik atau keju, diyakini bahwa bayinya adalah laki-laki.
Namun, seperti halnya ngidam makanan manis, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini.
4. Kulit Wajah Bersih
Beberapa mitos menyebutkan bahwa jika kulit ibu hamil tampak bersih tanpa jerawat, maka ia sedang mengandung anak laki-laki.
Sekali lagi, perubahan kulit selama kehamilan lebih disebabkan oleh perubahan hormon, bukan jenis kelamin bayi.
Demikian lima mitos dan fakta perbedaan tanda kehamilan anak laki laki dan perempuan.
Meskipun banyak mitos dan cerita lama yang menarik seputar tanda kehamilan anak laki-laki dan perempuan, kenyataannya tidak ada satu pun yang benar-benar bisa membedakan jenis kelamin bayi dengan akurat.
Setiap kehamilan unik, dan pengalaman yang dialami oleh ibu hamil bisa sangat bervariasi.
Cara terbaik untuk mengetahui jenis kelamin bayi adalah melalui metode medis yang telah terbukti, seperti USG atau tes darah.
Namun, berspekulasi tentang jenis kelamin bayi berdasarkan mitos memang bisa menjadi hiburan tersendiri selama masa kehamilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vitabiotics.com