Ilustrasi ibu hamil yang sering lupa. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Banyak wanita hamil mengeluhkan penurunan daya ingat selama masa kehamilan.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa 50-80% wanita hamil melaporkan adanya penurunan fungsi memori.
Berikut penjelasan mengenai ibu hamil yang sering lupa atau mengalami penurunan daya ingat.
Ilustrasi penurunan daya ingat oleh ibu hamil. (freepik.com)
Banyak ibu hamil mengalami kesulitan mengingat hal-hal kecil selama masa kehamilan.
Fenomena ini sering disebut dengan istilah 'Baby brain', 'Pregnancy brain', 'Maternal amnesia', atau 'Momnesia'.
Beberapa studi terbaru membuktikan bahwa kondisi ini nyata dan bisa terjadi selama kehamilan hingga periode pasca-melahirkan.
Meski demikian, kondisi ini tidak memerlukan pengobatan khusus dan biasanya membaik dengan sendirinya setelah melahirkan.
Baca Juga: Berapa Banyak Air yang Harus Diminum oleh Ibu Hamil? Ini Penjelasannya
Ilustrasi sering lupa saat hamil. (freepik.com)
Di masyarakat, sudah menjadi kepercayaan umum bahwa wanita hamil sering mengalami gangguan memori.
Oleh karena itulah, setiap kesalahan kecil atau lupa hal sepele sering kali dikaitkan dengan kehamilan, padahal belum tentu demikian.
Kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres, meningkat selama kehamilan karena perubahan fisiologis normal pada tubuh.
Meskipun kortisol ini diduga berpengaruh terhadap fungsi memori, data ilmiah yang ada belum cukup kuat untuk menyimpulkan secara pasti bahwa hormon ini menjadi penyebab utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ifwip.org