Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 11 OKTOBER 2024 • 17:02 WIB

Benarkah Stres saat Hamil Bisa Mempengaruhi Bayi dalam Kandungan? Ini Faktanya

Benarkah Stres saat Hamil Bisa Mempengaruhi Bayi dalam Kandungan? Ini FaktanyaIlustrasi ibu hamil yang stres. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Kehamilan adalah masa yang penuh perubahan bagi tubuh dan emosi seorang wanita. Perubahan hormonal dan fisik sering kali dirasakan oleh ibu hamil, termasuk munculnya stres.

Namun, benarkah stres saat hamil bisa mempengaruhi bayi dalam kandungan? Berikut beberapa faktanya.

Bagaimana Stres Mempengaruhi Kehamilan?

Benarkah Stres saat Hamil Bisa Mempengaruhi Bayi dalam Kandungan? Ini FaktanyaIlustrasi ibu hamil dan pengaruhnya dengan stres. (freepik.com)

Jika ibu hamil mengalami stress, hal tersebut merupakan sesuatu hal yang wajah. Karena tubuh mengalami perubahan signifikan selama kehamilan, dan dengan perubahan hormon yang terjadi, suasana hati pun sering kali menjadi tidak stabil.

Namun, terlalu banyak stres bisa berdampak buruk. Gangguan tidur, sakit kepala, penurunan nafsu makan, atau bahkan makan berlebihan adalah beberapa gejala yang umum terjadi.

Semua kondisi ini bisa mempengaruhi ibu dan perkembangan bayi dalam rahim.

Lebih lanjut, stres yang tidak terkendali juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang meningkat selama kehamilan dapat meningkatkan risiko persalinan prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah.

Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan mental mereka selama masa kehamilan.

Baca Juga: Benarkah Ibu Hamil Sering Lupa? Ini Penjelasannya

Kapan Harus Mencari Bantuan?

Benarkah Stres saat Hamil Bisa Mempengaruhi Bayi dalam Kandungan? Ini FaktanyaIlustrasi ibu hamil yang stres sedang konsultasi dengan dokter. (freepik.com)

Jika ibu hamil merasakan ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan terkait kehamilan, masa depan sebagai ibu, atau hal-hal lain seperti pekerjaan atau risiko keguguran, langkah terbaik adalah berbicara dengan tenaga medis.

Mengungkapkan perasaan kepada orang-orang terdekat juga dapat membantu mengurangi beban pikiran.

Mendiskusikan kekhawatiran ini dengan dokter selama pemeriksaan sebelum persalinan sangat penting.

Dokter dapat memberikan saran mengenai cara menangani stres atau merujuk ibu hamil ke profesional kesehatan mental jika diperlukan.

Baca Juga: Berapa Banyak Air yang Harus Diminum oleh Ibu Hamil? Ini Penjelasannya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Nichd.nih.gov

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Benarkah Stres saat Hamil Bisa Mempengaruhi Bayi dalam Kandungan? Ini Faktanya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!