Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
INDOZONE.ID - Banyak orang merasa lelah setelah berolahraga, yang seharusnya memudahkan mereka untuk tertidur. Jika olahraga dilakukan dengan cara yang salah atau terlalu banyak, bisa jadi malah memperburuk masalah tidur, terutama bagi mereka yang mengalami insomnia. Namun benarkah olahraga bisa meningkatkan kualitas tidur? Berikut penjelasannya.
Olahraga memiliki banyak manfaat untuk tubuh, termasuk membantu kita tidur lebih baik. Aktivitas seperti jalan kaki, jogging, atau bersepeda dapat mengurangi stres, membuat tubuh lebih rileks, dan membantu kita tertidur lebih cepat.
Selain itu, olahraga juga membuat kualitas tidur meningkat, sehingga tubuh terasa lebih segar saat bangun. Tidak hanya itu, olahraga ringan seperti yoga atau tai chi juga bagus untuk membantu tubuh dan pikiran tenang, terutama jika dilakukan menjelang tidur.
Baca Juga: Benarkah Minum Protein Shake Sebelum Tidur Baik untuk Tubuh? Ini Penjelasannya
Meskipun olahraga itu baik, latihan yang terlalu berat atau dilakukan di waktu yang tidak tepat bisa menjadi masalah. Misalnya, olahraga intens seperti HIIT atau lari maraton dapat meningkatkan detak jantung, suhu tubuh, dan hormon stres (kortisol).
Semua ini justru membuat tubuh tetap terjaga dan sulit untuk rileks. Selain itu, rasa pegal atau nyeri otot setelah olahraga berat juga bisa membuat kita sulit tidur nyenyak karena tubuh merasa tidak nyaman.
Agar olahraga memberikan manfaat tanpa mengganggu tidur, penting untuk memperhatikan intensitas dan waktunya. Olahraga selama satu jam lebih bermanfaat dibandingkan 30 menit, tetapi olahraga yang terlalu lama atau terlalu berat bisa memicu kelelahan dan kesulitan tidur.
Waktu olahraga juga penting. Jika olahraga dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur, misalnya setelah pukul 8 malam, ini bisa membuat sulit tidur, terutama bagi yang sudah memiliki masalah insomnia. Sebaliknya, olahraga di pagi atau sore hari lebih membantu tubuh untuk tidur lebih nyenyak di malam hari.
Supaya olahraga dan tidur bisa saling mendukung, coba ikuti beberapa tips berikut:
Olahraga di waktu yang sama setiap hari membantu tubuh membentuk kebiasaan yang baik dan mendukung pola tidur.
Jika hanya bisa berolahraga malam, pilih olahraga ringan seperti yoga atau jalan santai, agar tubuh lebih rileks sebelum tidur.
Jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau nyeri. Temukan ritme yang sesuai dengan kemampuan tubuh anda.
Manfaat olahraga terhadap tidur tidak selalu langsung terasa. Dibutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan untuk melihat perubahan positif.
Olahraga dapat membantu kita meningkatkan kualitas tidur dan tidur akan menjadi lebih nyenyak, asalkan dilakukan dengan cara dan waktu yang tepat.
Baca Juga: 10 Cara Mudah Tidur Kembali Setelah Terbangun di Malam Hari, Ampuh!
Dengan memilih jenis olahraga yang sesuai, memperhatikan waktu, dan menjaga rutinitas, anda bisa merasakan manfaat dari kombinasi olahraga dan tidur yang berkualitas.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cnalifestyle.channelnewsasia.com