INDOZONE.ID - Sakit perut sering terjadi karena banyak hal, seperti asam lambung naik, diare, hingga sindrom iritasi usus besar.
Kondisi sakit perut juga dapat mengakibatkan rasa tidak nyaman dan berisiko untuk menurunkan produktivitas seseorang.
Berbagai cara agar menghilangkan sakit perut tanpa obat ini, mungkin bisa jadi alternatif mengurangi rasa tidak nyaman dan gejala lain
Jika sudah merasa lebih baik, kamu bisa segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih baik.
15 Cara Menghilangkan Sakit Perut Tanpa Obat
Melansir dari Medical News Today, berikut ini 15 cara menghilangkan sakit perut tanpa obat kimia, mulai dari mengonsumsi herbal, hingga mengubah kebiasaan pola hidup.
1. Jahe
Kandungan anti-inflamasi yang terdapat dalam jahe, dapat membantu menghilangkan sakit perut kamu tanpa harus meminum obat.
Baca Juga: Tips Mengatasi Sakit Perut di Tengah Aktivitas Sehari-hari
Jahe juga diketahui dapat membantu mengurangi rasa mual dan muntah, pada orang yang tengah hamil atau orang yang menjalani kemoterapi.
2. Soda Kue
Dengan mengonsumsi sedikit soda kue bisa mengurangi kadar keasaman dalam lambung, sehingga dapat mengurangi rasa mulas yang terjadi dalam pencernaan tubuhmu.
Meskipun begitu, rasa soda kue memang kurang enak apabila dikonsumsi. Selain itu juga, soda kue terlalu banyak menimbulkan masalah lain, seperti memperlambat pernapasan, otot berkedut, kejang otot, diare, hingga muntah.
3. Buah Ara
Buah ara mengandung zat yang berfungsi sebagai obat pencahar, yang dapat meredakan sembelit dan melancarkan buang air besar.
Buah ara juga dapat membantu meringankan gangguan pencernaan. Meski demikian, buah ini memiliki efek pencahar, jadi hindari jika kamu mengalami sakit perut akibat diare.
4. Lidah Buaya
Lidah buaya diketahui dapat mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar dan juga radang usus besar.
Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa lidah buaya dapat mengurangi gejala GERD, namun hal ini masih perlu penelitian lebih lanjut.
Hal yang harus diingat adalah jika terlalu banyak mengonsumsi lidah buaya bisa mengakibatkan sakit perut dan kram, jadi lebih baik dihindari ya.
5. Kunyit
Kandungan curcuma dalam rempah kunyit dapat meredakan sakit perut berlebihan.
Menurut penelitian tahun 2021, curcuma menunjukkan pengurangan rasa sakit yang serupa dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
Namun, para peneliti juga merekomendasikan kunyit sebagai tambahan aman untuk terapi NSAID, bukan sebagai penggantinya.
Kunyit adalah salah satu obat herbal umum yang dapat mengurangi peradangan. Agar lebih alami dan sehat, kunyit juga bisa dikonsumsi dalam bentuk makanan, seperti kuah kari, atau dalam bentuk minuman seperti smoothie, dan jus.
10. Akupuntur
Akupuntur merupakan terapi alternatif yang diyakini para peneliti dapat mengurangi rasa sakit perut.
Berdasarkan keterangan Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif (NCCIH) bahwa akupuntur dapat membantu mengatasi beberapa jenis nyeri, termasuk:
- Nyeri punggung bawah
- Nyeri leher
- Osteoartritis atau nyeri lutut
Akupuntur juga dapat mengurangi seberapa sering orang yang mengalami sakit kepala tegang dan dapat mencegah sakit kepala migrain.
11. Nasi putih
Nasi putih juga menjadi bahan alami yang mudah ditemukan untuk menghilangkan sakit perut tanpa obat.
Nasi putih juga dapat meredakan sakit perut bagi orang terkena sindrom iritasi susu besar.
12. Air Putih
Tubuh selalu membutuhkan air untuk banyak hal, seperti menyerap nutrisi makanan, dan mencerna makanan tersebut.
Maka air putih dapat digunakan sebagai langkah penanganan cepat ketika sakit perut.
13. Diet BRAT
Apa sih itu diet BRAT? Mengutip dari Healthline, Diet BRAT merupakan program diet yang terdiri dari makanan hambar, rendah serat, dan sering mengobati masalah perut, penyakit pencernaan, dan diare.
Diet brat terdiri dari bananas, rice, applesauce, and toast (BRAT). Makanan ini sangat cocok apabila dikonsumsi penderita diare, karena makanan brat dapat ngurangi produksi tinja dalam tubuh kita.
Makanan dalam diet BRAT juga mengandung nutrisi tinggi, seperti kalium dan magnesium, sehingga cocok untuk menggantikan nutrisi yang hilang akibat diare dan muntah.
14. Tidak merokok dan Minum Alkohol
Merokok dan meminum alkohol dapat memicu banyak penyakit, salah satunya adalah gangguan pencernaan dan kondisi pencernaan lainnya, seperti penyakit GERD.
Baca Juga: Manfaat Hiking untuk Kesehatan Otak, Pikiran Jadi Lebih Tajam dan Pintar
Untuk mencegah terjadinya sakit perut dan penyakit lainnya adalah berhenti merokok dan meminum alkohol, agar terhindar penyakit berbahaya seperti kanker.
15. Licorice
Akar licorice dikenal sebagai tumbuhan herbal yang dapat membantu meringankan gejala pencernaan. Akar licorice bisa dicampur menjadi teh yang rasanya nikmat.
Namun, hati-hati bagi seseorang yang mengidap penyakit hipertensi, gangguan ginjal, dan jantung dalam mengonsumsi akar licorice ini, karena berdampak bagi kesehatanmu.
Penulis: Hilwah Nur Puspitawati
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline, Medical New Today