INDOZONE.ID - Buat kamu yang beraktivitas di luar dan sering terpapar sinar matahari, tentu penggunaan sunscreen atau tabir surya sangat dianjurkan. Hal itu untuk menjaga serta melindungi kulit kamu agar tetap sehat.
Namun, penggunaan sunscreen yang tidak tepat, tentu saja tidak akan berdampak apa-apa bagi kulit kamu. Mungkin di antara kamu ada yang pernah mengalami hal ini?
Dikutip dari Medical Daily, ada beberapa faktor yang bisa membuat sunscreen menjadi tidak efektif jika tidak digunakan dengan benar. Para ahli memberikan beberapa tips penting, agar sunscreen bekerja optimal dan kamu terhindar dari masalah kulit.
1. Menggunakan Sunscreen dalam Jumlah Sedikit
Percuma menggunakan sunscreen dengan SPF tinggi, jika jumlah yang diaplikasikan terlalu sedikit.
Dokter Spesialis Kulit dan Direktur Medis di Juverne Skin Care Center, New Delhi, Sonam Yadav, menyarankan, agar pengguna mengoleskan:
- 1 sendok teh sunscreen untuk wajah;
- 1 gelas kecil (shot glass) untuk tubuh;
Selain itu, Yadav juga menekankan, meskipun sudah menggunakan kosmetik atau serum wajah, tetap perlu mengaplikasikan sunscreen agar kulit tetap terlindungi dari paparan sinar UV.
Baca Juga: 5 Manfaat Sunscreen yang Penting Banget Buat Kulit Wajah, Wajib Simak!
2. Menggunakan Sunscreen yang Sudah Kedaluwarsa
Jika kamu masih memiliki sunscreen dari tahun lalu, sebaiknya jangan digunakan lagi.
Dokter Ahli Bedah Plastik bersertifikat dari New York, Joshua D. Zuckerman, menjelaskan, bahan aktif dalam sunscreen bisa mengalami degradasi seiring waktu, terutama avobenzone dan zinc oxide.
Jika sudah kedaluwarsa, sunscreen tidak akan bekerja dengan baik dalam melindungi kulit dari sinar matahari. Oleh karena itu, gunakan setidaknya satu botol sunscreen dalam satu musim, untuk memastikan proteksi maksimal.
3. Sunscreen Menjadi Kurang Efektif Setelah Basah
Banyak produk sunscreen yang diklaim tahan air, tetapi perlindungan tetap berkurang saat terkena air atau keringat.
Dr. Alex Roher dari San Diego Botox menjelaskan, di Amerika Serikat, FDA hanya mengizinkan klaim, ‘Water Resistant (40 menit)’ atau ‘Water Resistant (80 menit)’.
Artinya, sunscreen tetap efektif dalam waktu terbatas saat berada di dalam air atau saat berkeringat.
Selain itu, keringat dan gesekan saat mengelap wajah atau tubuh, dapat mengurangi efektivitas perlindungan sunscreen lebih cepat dari yang diperkirakan.
Solusi: Aplikasikan ulang sunscreen setiap dua jam, atau setelah berenang dan berkeringat berlebihan.
Baca Juga: Ngeri, Tubuh Wanita Ini Melepuh karena Tak Pakai Tabir Surya saat Berjemur di Pantai
4. Efek Obat-Obatan terhadap Sunscreen
Beberapa jenis obat ternyata bisa mengurangi efektivitas sunscreen. Menurut laporan Fox News, beberapa obat yang dapat memengaruhi cara kerja sunscreen di antaranya:
- Obat jerawat tertentu;
- Antihistamin (obat alergi);
- Beberapa jenis antibiotik;
Selain itu, alkohol juga bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Menurut The Today Show, saat mengonsumsi alkohol, tubuh menghasilkan asetaldehida, yang dapat meningkatkan risiko kulit terbakar.
Jika kamu mengonsumsi obat-obatan atau alkohol saat berada di bawah sinar matahari, gunakan sunscreen dengan SPF lebih tinggi dan aplikasikan ulang lebih sering.
Untuk itu, dengan menerapkan cara yang benar, kamu bisa beraktivitas atau liburan ketika musim panas tanpa khawatir kulit terbakar atau muncul masalah kulit lainnya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily