Ilustrasi mata bintitan (health.clevelandclinic.org)
INDOZONE.ID – Hordeolum atau yang kerap dikenal masyarakat sebagai bintitan, merupakan infeksi bakteri Staphylococcus yang menyebabkan benjolan seperti jerawat berisi nanah di tepi kelopak mata.
Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, dan nyeri pada area yang terinfeksi.
Dikutip dari American Optometric Association, bintitan biasanya tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri. Namun dalam beberapa kasus, diperlukan perawatan medis untuk mencegah infeksi menyebar lebih luas.
Gejala bintitan meliputi:
Benjolan yang muncul terlihat seperti jerawat kecil berisi nanah di tepi kelopak, dan biasanya terasa nyeri saat ditekan.
Baca juga: Kenali Chalazion: Benjolan pada Kelopak Mata yang Sering Disangka Bintitan
Meskipun siapa saja bisa mengalami bintitan, beberapa faktor dapat meningkatkan risikonya, antara lain:
Diagnosis bintitan dilakukan dokter mata melalui beberapa tahapan. Beberapa di antaranya:
Kebanyakan kasus bintitan akan membaik dengan sendirinya. Namun, dokter dapat merekomendasikan beberapa perawatan seperti:
Baca juga: 5 Obat Mata Bintitan dari Bahan Alami yang Terbukti Ampuh
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
Segera konsultasikan ke dokter mata apabila kemerahan dan pembengkakan menyebar dari kelopak mata ke pipi atau bagian wajah lainnya. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi dan mempercepat proses pemulihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: American Optometric Association