Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 28 SEPTEMBER 2025 • 13:15 WIB

Penggunaan Ganja Dikaitkan dengan Risiko Diabetes Tipe 2, Apa Penyebabnya?

Penggunaan Ganja Dikaitkan dengan Risiko Diabetes Tipe 2, Apa Penyebabnya?Ilustrasi tanaman ganja. (Freepik)

INDOZONE.ID - Suatu penelitian terbaru menginformasikan kekhawatiran baru, terkait penggunaan ganja

Studi yang dipresentasikan dalam Annual Meeting of The European Association for the Study of Diabetes (EASD) 2025 di Wina, Austria, menunjukkan, adanya kaitan kuat antara konsumsi ganja, dengan meningkatnya risiko terkena diabetes tipe 2.

Penelitian yang dilakukan tim dari Boston Medical Center, Massachusetts, ini melibatkan 96.795 pasien pengguna ganja, dari 54 institusi kesehatan di Amerika Serikat, dan Eropa.

Hasilnya kemudian dibandingkan dengan lebih dari 4,1 juta orang, yang tidak memiliki riwayat penggunaan ganja.

Dalam periode lima tahun, angka kejadian diabetes tipe 2 pada pengguna ganja tercatat sebesar 2,2 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok non-pengguna yang hanya 0,6 persen.

Baca juga: 7 Bahaya Ganja bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui

Dugaan Mekanisme: Resistensi Insulin dan Pola Makan Buruk

Dikutip dari Medical News Today, peneliti utama, Dr. Ibrahim Kamel, menyebutkan, meskipun penelitian ini tidak bisa memastikan sebab-akibat, hubungan antara penggunaan ganja dan diabetes terlihat jelas.

Menurutnya, salah satu mekanisme yang mungkin terjadi adalah, resistensi insulin akibat stimulasi berlebihan pada sistem endokannabinoid, khususnya aktivasi reseptor CB1.

Penggunaan Ganja Dikaitkan dengan Risiko Diabetes Tipe 2, Apa Penyebabnya?Ilustrasi diabetes tipe 2 (Pexels/PhotoMIX Company)

Selain itu, kebiasaan ngemil berlebihan atau ‘munchies’ yang sering dikaitkan dengan penggunaan ganja, juga dapat menyebabkan asupan kalori berlebihan, penumpukan lemak perut, hingga peningkatan risiko diabetes.

Bukti menunjukkan, penggunaan ganja dapat meningkatkan kuantitas dan jenis makanan yang dikonsumsi, khususnya makanan tinggi kalori,” ujar Kamel.

Risiko Global dan Konteks Legalitas

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 147 juta orang di seluruh dunia, atau 2,5 persen populasi yang menggunakan ganja, angka yang terus meningkat lebih cepat dibandingkan zat rekreasional lainnya.

Di sisi lain, sekitar 589 juta orang dewasa berusia 20–79 tahun hidup dengan diabetes, dan 90 persen di antaranya merupakan kasus diabetes tipe 2.

Di Amerika Serikat, meskipun ganja belum dilegalkan secara federal, sekitar 52,5 juta orang dilaporkan telah menggunakannya sejak 2021. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical News Today

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Penggunaan Ganja Dikaitkan dengan Risiko Diabetes Tipe 2, Apa Penyebabnya?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!