Ilustrasi buang air kecil (Medicalnewstoday.com)
INDOZONE.ID - Pernah merasakan urine terasa panas saat buang air kecil? Meski sering dianggap hal biasa, kondisi ini sebenarnya bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami gangguan tertentu. Berikut alasan urine terasa panas saat buang air kecil.
Ilustrasi buang air kecil. (freepik)
Secara alami, suhu urine mengikuti suhu tubuh, yakni sekitar 37°C. Namun, setelah olahraga berat, cuaca panas, atau demam, urine bisa terasa lebih hangat. Dalam kondisi ini, sensasi panas masih tergolong normal.
Namun, jika disertai nyeri, perih, atau buang air kecil terasa terbakar, bisa jadi ada penyebab lain yang perlu diwaspadai. Salah satunya adalah infeksi saluran kemih (ISK) atau iritasi pada area genital.
Baca juga: Apakah Normal Buang Air Kecil Setiap 2 Jam? Begini Penjelasan Dokter!
Penyebab buang air kecil panas dan perih tidak selalu karena suhu tubuh meningkat. Sensasi terbakar saat kencing atau nyeri di bawah perut bisa menjadi tanda adanya infeksi atau peradangan.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai:
Jika gejala ini tidak hilang dalam dua hari, segera periksa ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.
Infeksi saluran kemih adalah penyebab utama urine terasa panas dan perih. Bakteri seperti E. coli bisa masuk ke saluran kencing dan menyebabkan iritasi.
Ciri-ciri ISK antara lain:
Cara mengatasi urine panas akibat ISK yaitu dengan memperbanyak minum air putih, menjaga kebersihan area genital, dan mengonsumsi antibiotik sesuai resep dokter.
Saat tubuh melawan infeksi seperti flu, demam, atau radang ginjal, suhu tubuh akan naik dan membuat urine terasa lebih panas. Selain itu, infeksi vagina juga bisa menyebabkan buang air kecil terasa terbakar dan disertai keputihan tidak normal.
Jika kamu mengalami hal ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.
Cedera ringan akibat mencukur area intim, penggunaan sabun yang keras, atau gesekan saat berhubungan bisa membuat area uretra iritasi. Akibatnya, urine akan terasa panas saat keluar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Betterhealthfacts.com