Ilustrasi olahraga tenis di lapangan (freepik)
INDOZONE.ID – Olahraga dikenal sebagai salah satu kunci utama menjaga jantung tetap sehat. Tapi tahukah kamu? Ternyata, wanita lebih ampuh merasakan manfaat olahraga dibanding pria.
Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di Nature Cardiovascular Research pada 27 Oktober 2025 mengungkap perbedaan mengejutkan antara pria dan wanita dalam merasakan efek positif olahraga terhadap kesehatan jantung.
Studi yang melibatkan data dari sekitar 85 ribu orang dewasa ini menemukan bahwa wanita yang rutin berolahraga sekitar 250 menit per minggu, atau sekitar 35 menit per hari, memiliki risiko 30% lebih rendah terkena penyakit jantung.
Baca juga: 111 Caption Olahraga Padel Bahasa Inggris, Lucu Aesthetic!
Sebaliknya, untuk mendapatkan manfaat perlindungan jantung yang sama, pria harus berolahraga hampir dua kali lipat, yaitu sekitar 530 menit per minggu.
“Dengan kata lain, wanita bisa mendapat efek sehat yang sama dari waktu olahraga yang lebih sedikit,” tulis para peneliti, dilansir Hindustan Times.
Menariknya lagi, manfaat ini juga berlaku bagi wanita yang sudah memiliki penyakit jantung. Mereka yang tetap aktif dan memenuhi rekomendasi aktivitas fisik mengalami penurunan risiko kematian hingga 70%, dibandingkan wanita yang jarang bergerak.
Sementara itu, pria yang melakukan durasi olahraga sama hanya mengalami penurunan risiko sekitar 19%.
Selama ini, pedoman kesehatan global menyarankan semua orang untuk berolahraga minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang hingga berat. Tapi hasil studi ini jadi pengingat penting: manfaat olahraga bukan cuma soal durasi, melainkan bagaimana tubuh menanggapinya.
Dan ternyata, tubuh pria dan wanita memang bereaksi berbeda terhadap aktivitas fisik.
Baca juga: Tak Cuma Olahraga, Hiking Makin Seru Sambil Lestarikan Lingkungan
Para ahli juga menyebut bahwa wanitaemiliki hormon estrogen dan komposisi otot. Estrogen membantu tubuh membakar lemak sebagai sumber energi utama saat berolahraga, bukan gula. Artinya, jantung bekerja lebih ringan karena energi yang dihasilkan lebih stabil.
Selain itu, wanita juga punya lebih banyak serat otot tipe I, yaitu serat otot yang berfokus pada daya tahan. Sementara pria cenderung memiliki serat otot tipe II yang berorientasi pada kekuatan atau tenaga.
Kombinasi dua faktor ini bikin tubuh wanita lebih efisien dalam melindungi jantung lewat olahraga, bahkan dengan intensitas lebih rendah sekalipun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times