Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 13:21 WIB

Inggris dan Indonesia Menuju Kemitraan Strategis Melalui Forum Kesehatan Genomik 2025

Inggris dan Indonesia Menuju Kemitraan Strategis Melalui Forum Kesehatan Genomik 2025Inggris dan Indonesia menuju kemitraan strategis melalui Forum Kesehatan Genomik 2025. (Pers rilis)

INDOZONE.IDForum Kesehatan Genomik 2025 Inggris-Indonesia, yang didukung oleh Kementerian Luar Negeri Inggris (Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO)), Kedutaan Besar Inggris Jakarta, dan Kedutaan Besar Indonesia di London, berakhir kemarin. Forum dua hari tersebut diadakan di The Clermont Victoria, London, dan dihadiri oleh pejabat senior, pembuat kebijakan dan peneliti utama dari kedua negara. 

Acara penting ini menandai langkah besar dalam penguatan kerja sama bilateral di bidang kesehatan genomik, mendorong kemajuan kolaborasi riset, membentuk kebijakan serta terciptanya inovasi, untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan di kawasan Asia Tenggara. 

Inggris dan Indonesia Menuju Kemitraan Strategis Melalui Forum Kesehatan Genomik 2025Inggris dan Indonesia menuju kemitraan strategis melalui Forum Kesehatan Genomik 2025. (Pers rilis)

Melanjutkan kesuksesan Forum serupa yang diadakan pertama kali pada 2023, edisi kedua forum ini menegaskan peran mereka sebagai platform vital dua tahunan untuk mengadakan dialog strategis dan pertukaran ilmiah. 

Partisipasi Tingkat Tinggi dan Tema Utama

Forum dibuka oleh Farania Rangkuti, Pendiri, dan Direktur GENEPICA. Beliau menyoroti komitmen bersama kedua negara untuk saling menghubungkan keunggulan ilmiah dan ekosistem inovasi, demi mencapai hasil pelayanan kesehatan yang merata. 

Sambutan selamat datang juga disampaikan oleh Dr. Desra Percaya, Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Irlandia dan Organisasi Maritim Internasional; serta Hon. Dr. Zubir Ahmed MP, Menteri Inggris untuk Inovasi Kesehatan dan Keselamatan. 

Turut menyampaikan pidato pembukaan, yaitu Ibu Indri Rooslamiati, Direktur BB Binomika dan INA-CRC, mewakili Bapak Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang menggarisbawahi komitmen strategis Indonesia untuk mengintegrasikan genomik ke dalam perawatan kesehatan nasional. 

Forum ini diadakan secara hibrid dan disiarkan secara langsung ke berbagai lokasi di Indonesia guna memastikan jangkauan, yang luas kepada ratusan pemangku kepentingan dan juga masyarakat umum. Hal ini menegaskan komitmen Forum ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang inklusif. 

Baca juga: Kecanduan Nail Art? Hati-Hati, Ini Dampak Jangka Panjangnya untuk Kesehatan Kuku

Hari Pertama: Dampak Penerapan dan Keamanan Kesehatan

Sesi ini difokuskan pada Kesetaraan Kesehatan dan Genomik Patogen, mengeksplorasi bagaimana pengawasan genomik memperkuat respons terhadap penyakit menular. Pada hari pertama ini, juga diperkenalkan Guidebook Lab Biologi Molekuler, yang menjadi panduan praktek laboratorium di Indonesia. 

Paparan-paparan utama oleh Prof. Raghib Ali, OBE (CEO, Our Future Health UK), Ibu Deborah Porter (Deputy Director for Genomics Service Transformation, NHS England), Ibu Indri Rooslamiati (Direktur BB Binomika and INA-CRC, Kemenkes RI), dan para pembicara lainnya memberikan analisis yang tajam terhadap tantangan dan kesempatan untuk proyek-proyek genomik berskala besar yang berbasiskan populasi.

Hari Kedua: Infrastruktur dan Investasi Masa Depan 

Hari kedua diisi oleh diskusi berorientasi masa depan yang menampilkan sesi pleno Dr. Julia Wilson, Direktur Strategi, Kemitraan dan Inovasi di Wellcome Sanger Institute, serta panelis keragaman genetis dan investasi jangka panjang, untuk infrastruktur genomik yang sedang berkembang. 

The Future of Healthcare Fair menampilkan berbagai inovasi dan peluang investasi di bidang kesehatan, sedangkan sesi poster yang semarak menampilkan penelitian dari para profesional genomik yang sedang berkembang. 

Para pembicara dalam dua hari ini, terdiri dari para tokoh pemikir seperti Dr. Adrianto Wirawan (Director of Bioinformatics Engineering, Genomics England) dan Prof. William Newman (Presiden dari European Society of Human Genetics, 2024-2025), yang menjembatani keahlian antara Inggris dan Indonesia. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pers Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Inggris dan Indonesia Menuju Kemitraan Strategis Melalui Forum Kesehatan Genomik 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!