Ilustrasi HIV AIDS. (Foto/Freepik)
INDOZONE.ID - Tahukah kamu bahwa setiap tahun pada 1 Desember selalu diperingati hari AIDS sedunia. Tujuan dari peringatan ini adalah untuk mendukung dukungan sosial dan kebijakan yang lebih baik bagi pencegahan, perawatan, dan perlindungan hak penyintas.
Menurut website Kemenkes Indonesia 2025, negara ini memiliki 564.000 ODHIV (virus yang menyebabkan AIDS). Maka dari itu, hari AIDS ini sangat berharga untuk pengingat kita.
Lalu bagaimana sejarah dibalik Hari AIDS sedunia? Berikut penjelasannya:
Hari AIDS sedunia merupakan gerakan global untuk menyatukan masyarakat untuk kompak, sekaligus saling mendukung dalam perjuangan melawan AIDS.
Baca juga: 9 Mitos dan Fakta Tentang HIV dan AIDS, Nomor 5 Paling Umum!
Sejak tahun 1988 berbagai komunitas telah bersatu untuk menunjukkannya kekuatan melawan stigma AIDS. Tidak hanya itu saja, tgl 1 Desember juga menjadi hari mengenang nyawa yang telah hilang karena penyakit ini.
Kasus AIDS sendiri pertama kali di Indonesia terdeteksi pada 15 April 1987, ketika wisatawan asal Edward Hop meninggal di RSUP Sanglah, Bali.
Hingga akhir 1987, tercatat enam kasus HIV positif, dua di antaranya telah berkembang menjadi AIDS. Di Jawa Barat, kasus AIDS pertama ditemukan di Sumedang pada awal 1990-an oleh dr. Noormartany Sp.PK.
Bagi kamu yang ingin berkontribusi dalam hari AIDS ini, berikut beberapa cara memperingatinya:
Baca juga: BKKBN Konsisten Perkuat Ketahanan Remaja Hadapi Penyakit Tuberkulosis hingga AIDS
Itu dia beberapa informasi mengenai hari AIDS. Di Hari AIDS Sedunia ini, ayo kita perkuat solidaritas dan dukung mereka yang hidup dengan kondisi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemenkes RI, Worldaidsday.org