Ilustrasi latihan beban (freepik).
INDOZONE.ID - Selama ini banyak orang melihat angkat beban sebagai cara untuk punya tubuh yang lebih ideal — otot terlihat jelas, fisik lebih kuat, dan metabolisme bekerja lebih optimal.
Tapi ternyata, manfaatnya jauh melampaui hal-hal visual. Dalam beberapa tahun terakhir, riset mulai menunjukkan bahwa latihan beban punya pengaruh besar pada kesehatan mental dan kualitas hidup.
Sekarang, strength training bukan cuma tren di gym. Ia berkembang menjadi salah satu strategi alami untuk menjaga stabilitas emosi, mengurangi tekanan mental, dan membuat hidup terasa lebih seimbang.
Dulu, olahraga kardio selalu jadi primadona untuk memperbaiki mood — fenomena runner’s high jadi buktinya.
Baca juga: Bahaya Menjemur Bayi, Dokter Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Mitos Cegah Kuning
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa latihan angkat beban juga mampu mempengaruhi sistem saraf dan hormon yang berhubungan dengan suasana hati.
Salah satu studi yang dipublikasikan di Frontiers in Psychology (2014) menemukan bahwa latihan resistensi efektif membantu menurunkan kecemasan dan layak dijadikan bagian dari program pemulihan mental.
Dengan kata lain: angkat beban bukan hanya latihan fisik — tapi juga terapi yang bekerja dari dalam.
Jika dilakukan rutin, manfaat latihan beban bukan hanya terasa di otot — tapi juga di pikiran:
Kebiasaan latihan beban membantu tubuh lebih rileks, tidur membaik, dan stres terkendali.
Baca juga: Riset: 75% Bayi Sudah Pakai Popok Sejak Lahir tapi Salah Pilih Bisa Bahaya Lho Moms
Aktivitas fisik meningkatkan energi dan membuat pikiran lebih stabil.
Gerakan yang terstruktur membantu otak bekerja dengan ritme yang lebih terorganisir.
Latihan kekuatan membantu melindungi kemampuan kognitif seiring bertambahnya usia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Musclesquad.com