Ilustrasi seseorang mengalami Konjungtivitis alias mata merah. (Freepik)
INDOZONE.ID - Alergi mata menjadi salah satu keluhan yang sering muncul. Terlebih pada penderita alergi musiman seperti akibat serbuk sari, debu, atau bulu hewan.
Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Mulai dari mata merah hingga berair, dan sering kali mengganggu aktivitas harian.
Namun dengan penanganan yang tepat, gejala alergi mata dapat dikendalikan dengan efektif.
Alergi mata umumnya dipicu oleh iritan yang sama dengan penyebab alergi musiman. Gejala yang muncul meliputi mata merah, gatal, berair, bersin, dan hidung tersumbat.
Kondisi ini biasanya muncul pada periode tertentu dalam setahun, tergantung pada jenis pemicunya.
Baca juga: Memahami Alergi Mata, Penyakit Sepele Tapi Bisa Ganggu Kehidupan Kamu
Saat melakukan pemeriksaan ke dokter optometri, pasien akan dibantu untuk menentukan beberapa hal penting terkait pengelolaan alergi:
Memahami penyebab alergi, membantu menentukan penanganan yang paling tepat. Beberapa pemicu yang umum antara lain:
Untuk memastikan pemicunya, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan agar penanganan lebih terarah.
Ilustrasi mata merah. (Freepik)
Jika alergi tidak hanya terjadi pada mata, pendekatan perawatan biasanya lebih komprehensif. Beberapa pilihan penanganan meliputi:
Beberapa pasien membutuhkan kombinasi metode untuk mengurangi gejala, dan meningkatkan kenyamanan sehari-hari.
Alergi mata dapat memicu atau memperburuk konjungtivitis (mata merah). Pada kasus yang menetap, dokter dapat meresepkan tetes mata steroid atau antihistamin oral.
Untuk kasus ringan, kompres dingin dan air mata tetes biasanya cukup membantu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: American Optometric Association