INDOZONE.ID - Saat ini, penggunaan tumbler tembaga semakin populer karena dianggap membawa manfaat kesehatan.
Namun, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan yang tidak tepat justru bisa memicu risiko kesehatan jangka panjang.
Dilansir Hindustan Times, dokter ortopedi sekaligus pendiri NutriByte Wellness, Dr. Manan Vora, menjelaskan bahwa air dalam botol tembaga dapat terkontaminasi zat berbahaya jika digunakan sembarangan.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati sebelum menjadikannya kebiasaan sehari-hari.
Baca juga: 4 Kasta Tertinggi Tumbler Anak Kalcer, Harganya Bikin Melongo
Dr. Manan Vora menegaskan bahwa botol tembaga memang menjadi tren kesehatan di banyak rumah di India, tetapi tidak semua orang memahami cara pemakaiannya.
“Botol tembaga telah menjadi tren kesehatan di banyak rumah di India, tetapi kebanyakan orang tidak tahu cara menggunakannya dengan aman. Semua ini dapat menyebabkan botol tembaga berbahaya bagi kesehatan,” kata Manan dilansir dari ANTARA
Jika kandungan tembaga di botol tersebut berlebihan, maka air minum yang didalamnya dapat berubah menjadi sumber racun berbahaya bagi kesehatan.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pelarutan tembaga bisa meningkat, jika botol digunakan secara salah. Oleh karena itu, pemakaiannya perlu diperhatikan dengan baik agar tidak menimbulkan efek jangka panjang.
Dr. Manan membagikan beberapa cara aman menggunakan botol tembaga. Ia menekankan agar botol hanya digunakan untuk menyimpan air putih, bukan minuman bersifat asam, seperti air lemon yang dapat bereaksi dengan logam.
Ia juga melarang penggunaan air panas ke dalam botol tembaga tersebut.
Baca juga: Ibu dan Anak Terjebak di Lift, Botol Tumbler Digunakan untuk Ganjal Pintu
“Air mendidih atau air yang sangat hangat akan meningkatkan proses pelarutan zat tembaga. Ini berarti lebih banyak logam akan masuk ke dalam tubuh kamu,” tegas manan dikutip dari ANTARA, Selasa (9/12/2025).
Selain itu, Manan menyarankan agar botol tembaga tidak digunakan setiap hari agar paparan logam tetap terbatas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA