INDOZONE.ID - Pernah denger mitos kayak gini “Jangan minum susu setelah minum obat, nanti obatnya nggak kerja!”.
Beneran nggak sih susu bisa menetralkan obat atau bikin obat jadi nggak efektif?
Kalau Kamu sering googling soal ini, tenang, kita bakal bahas berdasarkan fakta medis internasional biar Kamu nggak salah kaprah lagi.
Pertama-tama, istilah yang sering muncul itu bukan “susu menetralkan obat” secara harfiah.
Maksudnya lebih ke interaksi antara makanan/minuman (termasuk susu) dengan obat, yang bisa mempengaruhi cara tubuh menyerap obat itu sendiri ke dalam darah.
Baca juga: Bahaya Dehidrasi Tetap Mengintai walau Memasuki Musim Hujan, Ini Pentingnya Minum Air Buat Kesehatan
Ini dikenal sebagai food-drug interaction atau interaksi antara makanan dan obat.
Susu itu kaya kalsium dan protein, dan komponen-komponen itu bisa ngikat zat aktif dalam obat tertentu di saluran cerna.
Kalau zat aktifnya nggak bisa diserap tubuh dengan baik, ya obatnya nggak bekerja optimal.
Ini faktanya, bukan mitos:
Susu dan produk olahannya bisa mengurangi penyerapan obat tertentu di usus terutama obat yang harus diserap ke darah supaya bekerja efektif.
Baca juga: Raja Charles III Cerita Pengalaman Berjuang Lawan Kanker, Deteksi Dini Jadi Pesan Penting
Ini karena kalsium dalam susu bisa mengikat obat jadi kompleks yang susah larut.
Contohnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber