Ilustrasi orang pakai antiperspiran (freepik)
INDOZONE.ID - Banyak orang mengira antiperspiran merupakan pengganti dari deodoran, sehingga tidak sedikit yang akhirnya beralih ke produk tersebut.
Antiperspirant merupakan produk yang digunakan untuk mengontrol atau mengurangi keringat pada tubuh, khususnya daerah ketiak. Produk ini bekerja dengan menghambat kelenjar keringat, sehingga produksinya berkurang.
Kedua produk ini memang berbeda, tapi tetap memiliki keterikatan. Sebab itu, bukan berarti antiperspiran menggantikan fungsi dari deodoran.
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Isra Miraj dalam Bahasa Inggris yang Meaningful
Perbedaan yang paling mencolok antara deodoran dan antiperspiran yaitu pada klasifikasi produk. Deodoran bagian dari produk kosmetik, sedangkan antiperspiran terklasifikasi bagian dari obat.
Sebab itu, penggunaan antiperspiran wajib mematuhi aturan dan prosedur lembaga pengawasan. Salah satu contoh kewajibannya adalah mencantumkan tanggal kadaluarsa.
Baca juga: Mengapa Piring dan Panci Masih Licin Padahal Sudah Dicuci Pakai Sabun? Ini Solusinya!
Deodoran punya dua jenis perlindungan untuk tubuh, yaitu memiliki sifat antimikroba untuk mengurangi jumlah bakteri yang jadi penyebab bau. Lalu, deodoran juga mengandung wewangian untuk menyamarkan bau pada tubuh.
Sementara itu, antiperspiran punya cara berbeda. Produk ini bekerja untuk menghambat kelenjar ekrin, yang menghasilkan keringat.
Deodoran itu tidak punya bahan aktif untuk mencegah keringat, sedangkan antiperspiran itu bisa mencegah keringat, karena senyawa tersebut mengandung aluminium yang jadi bahan aktif. Dengan bahan aktif, produk ini cocok direkomendasikan buat anak remaja yang sedang puber.
Kerja dari deodoran itu tidak menyumbat pori-pori, jadi tidak mengurangi produksi keringat. Ini menjadi penyebab banyak orang merasa ketiaknya basah saat menggunakannya. Sementara antiperspiran itu bekerja untuk menutupi pori-pori, sehingga bisa lebih terbatas.
Baca juga: 7 Aktivitas Fisik yang Ampuh Meredakan Stres!
Ingat, deodoran itu berfungsi untuk melindungi dari bau, sedangkan antiperspiran itu melindungi dari keringat. Dengan menggunakan deodoran, ketiak kamu akan lebih segar sepanjang hari. Sementara itu, antiperspiran bisa mengontrol keringat sepanjang hari.
Kalau kamu orang yang mudah berkeringat, antiperspiran produk yang cocok untuk digunakan. Sebaliknya, jika kamu tidak punya masalah pada produksi keringat, lebih pas menggunakan deodoran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Halodoc.com