Penderita asam lambung (Pixabay/Mohamed Hassan)
INDOZONE.ID - Bulan Ramadan selalu jadi momen spesial buat banyak Muslim di dunia. Tapi buat kamu yang punya masalah asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), puasa kadang bisa terasa seperti tantangan besar. Ada yang ngeri-ngeri sedap karena takut heartburn, rasa panas di dada, atau mual saat berpuasa. Kabar baiknya, kamu masih bisa puasa dengan aman asal tahu cara yang tepat buat jaga kesehatan lambungmu. Artikel ini bakal membahas cara aman puasa untuk penderita asam lambung, lengkap dengan tips makan, minum, sampai kebiasaan sehari-hari supaya puasa tetap lancar dan nyaman.
Asam lambung itu cairan alami yang diproduksi lambung untuk membantu mencerna makanan. Masalahnya, saat puasa dari subuh sampai maghrib, perut kosong cukup lama, tapi asam lambung tetap diproduksi. Karena tidak ada makanan yang “menahannya”, asam ini bisa naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa perih atau panas di dada dan tenggorokan. Kondisi ini sering disebut refluks asam atau GERD, dan gejalanya bisa terasa lebih mengganggu kalau tidak dikendalikan dengan baik.
Meski begitu, punya masalah asam lambung bukan berarti kamu sama sekali tidak boleh puasa. Dengan mengatur pola makan saat sahur dan berbuka, memilih jenis makanan yang tepat, serta menerapkan kebiasaan yang lebih sehat, puasa Ramadan tetap bisa dijalani dengan nyaman tanpa keluhan lambung yang berat.
Baca juga: Jangan Remehkan! Kenali 13 Makanan Pilihan untuk Penderita GERD, Ampuh Redakan Asam Lambung Naik
Sebelum puasa dimulai sejak subuh, sahur itu kunci supaya asam lambung lebih stabil sepanjang hari. Ini beberapa rekomendasi sahur yang aman buat penderita asam lambung:
Saat buka puasa, mungkin kamu langsung ingin makan besar karena seharian menahan lapar. Tapi buat penderita asam lambung, cara buka puasa itu ternyata penting banget:
Iluststrasi gangguan asam lambung (Pixabay)
Selain pilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa bantu kamu lebih nyaman saat berpuasa:
Buat sebagian orang yang sudah dalam pengobatan GERD, sangat penting untuk konsultasi dengan dokter sebelum Ramadan. Obat-obatan tertentu bisa tetap dikonsumsi sesuai saran medis, baik saat sahur atau setelah buka puasa kalau diperlukan. Jangan sekali-kali mengubah jadwal obat tanpa arahan dari dokter.
Baca juga: 3 Cara Alami dan Cepat Mengatasi Asam Lambung atau GERD
Walaupun banyak penderita asam lambung bisa puasa dengan aman dengan pengaturan yang tepat, ada kalanya kondisi tertentu membuat puasa tidak dianjurkan:
Dalam keadaan seperti itu, dokter biasanya akan menyarankan untuk menunda puasa atau mengganti dengan fidyah supaya kesehatanmu tetap jadi prioritas.
Puasa di bulan Ramadan tetap bisa dijalani oleh banyak orang yang punya asam lambung atau GERD asal kamu tahu cara yang tepat untuk mendukung kesehatan lambungmu.
Dengan langkah di atas, banyak penderita asam lambung justru bisa menjalani puasa yang nyaman dan sehat tanpa harus khawatir gejala kambuh. Yang terpenting adalah mendengarkan tubuhmu sendiri dan tetap utamakan kesehatan saat beribadah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PubMed