penyakit dermatitis kontak (freepik)
INDOZONE.ID - Kulit yang tiba-tiba terasa gatal, merah, atau perih, memang bisa bikin panik dan tidak nyaman.
Banyak orang mengira ini hanya iritasi biasa, padahal bisa jadi itu adalah dermatitis kontak. Kondisi ini, sering muncul setelah kulit bersentuhan dengan zat tertentu, seperti bahan kimia, logam, atau produk perawatan.
Meski umumnya tidak berbahaya, dermatitis kontak tetap perlu ditangani dengan tepat agar tidak semakin parah.
Kabar baiknya, gejala ringan biasanya bisa diatasi dengan perawatan sederhana di rumah.
Yuk, kenali gejalanya dan cara mengatasinya supaya kulitmu cepat kembali sehat dan nyaman di bawah ini.
Gejala dermatitis kontak biasanya muncul pada area kulit yang langsung bersentuhan dengan zat pemicu, seperti bahan kimia, logam, atau produk tertentu.
Baca juga: Dermatitis Atopik Mengganggu Tidur Kamu? Ini Pilihan Bahan Seprai yang Harus Kamu Pilih
Reaksi bisa terjadi cepat, mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam setelah kontak. Pada sebagian orang, gejala dapat bertahan cukup lama, bahkan sekitar 2-4 minggu tergantung tingkat iritasi dan penanganannya.
Beberapa gejala umum yang sering muncul antara lain:
Jika gejala semakin parah, menyebar, atau tidak membaik, sebaiknya segera lakukan penanganan yang tepat agar kondisi kulit tidak semakin iritasi.
Sebagai langkah awal mengatasi dermatitis kontak, kamu bisa melakukan perawatan sederhana di rumah untuk membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan kulit, seperti:
Baca juga: Sering Gatal atau Kemerahan? Kenali 7 Penyakit Kulit yang Tak Boleh Diabaikan
Perawatan sederhana ini bisa membantu meredakan gejala ringan, namun tetap perhatikan kondisi kulit dan segera cari bantuan medis jika keluhan tidak membaik ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: National Institutes Of Health