Ilustrasi detoks tubuh dengan minum jus (Freepik)
INDOZONE.ID - Libur Lebaran emang selalu jadi momen paling ditunggu. Kumpul keluarga, silaturahmi ke sana-sini, dan pastinya makan makanan enak.
Mulai dari opor ayam, rendang, ketupat, sampai aneka kue kering dan minuman manis, semuanya terasa sulit ditolak.
Akan tetapi, setelah euforia selesai, biasanya tubuh mulai protes. Perut terasa begah, berat badan naik, gampang ngantuk, bahkan jerawatan atau susah BAB.
Nah, di sinilah pentingnya detoks tubuh setelah libur Lebaran.
Tenang, detoks yang dimaksud bukan diet ekstrem atau cuma minum jus seharian. Yuk, cari tahu cara detoks tubuh setelah Lebaran yang aman, dan tetap nyaman dijalani tanpa bikin stres!
Ilustrasi makan makanan manis saat Lebaran (Freepik)
Lebaran biasanya jadi momen buat panen makanan enak. Dari opor, rendang, sambal goreng, ketupat, dan aneka kue, semuanya ada.
Namun, kalau semuanya dilahap, badan nggak terasa mulai protes. Perut terasa kembung, pencernaan nggak enak, berat badan naik, sampai badan gampang capek.
Hal itu jadi tanda kalau tubuh lagi beradaptasi setelah beberapa hari makan tinggi lemak dan gula. Di kondisi seperti ini, istilah detoks setelah libur Lebaran sering muncul.
Namun, penting dipahami bahwa proses detoksifikasi tubuh bukan solusi instan. Hati, ginjal, usus, kulit, dan paru-paru sebenarnya udah bekerja terus-menerus untuk membuang sisa metabolisme.
Baca juga: Jaga Kesehatan Mental di Era Digital: 5 Tips Jitu Detoks dari Gadget
Jadi, tujuan realistis dari detoks di sini bukanlah membersihkan total, melainkan mengembalikan keseimbangan:
Intinya, ini adalah strategi fisiologis sederhana yang hasilnya bisa dirasakan lewat kenyamanan pencernaan, energi lebih stabil, dan tubuh yang terasa lebih ringan.
Baca juga: Detoks Digital Sehari : Cara Sederhana Mengembalikan Tenaga dan Kedamaian Batin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Biocyte