7 Manfaat Teripang untuk Kesehatan, Hewan Laut Kenyal Kaya Khasiat (Mongabay)
INDOZONE.ID - Teripang, atau sering disebut timun laut, mungkin terlihat berbeda dengan tekstur kenyal yang khas. Meski bentuknya sederhana, teripang ternyata menyimpan banyak nutrisi yang baik untuk tubuh.
Teripang mengandung protein, kolagen, vitamin, asam lemak, dan mineral yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Karena itu, makanan laut satu ini sering dipercaya punya banyak khasiat jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.
Kalau kamu penasaran apa saja manfaatnya, berikut ini 7 manfaat teripang untuk kesehatan yang perlu kamu ketahui:
Hewan teripang mengandung protein tinggi yang mempercepat perbaikan jaringan rusak. Sangat efektif untuk memulihkan luka luar atau luka pascaoperasi.
Zat gamapetida di dalamnya juga mampu meredakan nyeri dan radang. Luka jadi lebih cepat kering dan proses pemulihan tubuh terasa lebih nyaman.
Baca juga: 7 Manfaat Buah Kuweni untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Teripang mengandung zat alami yang bagus untuk membantu menjaga kesehatan sendi. Nutrisi ini dapat membantu sendi tetap lentur dan nyaman saat digerakkan.
Selain itu, kandungannya juga dipercaya membantu menjaga tulang rawan tetap sehat. Risiko nyeri sendi pun bisa berkurang jika diimbangi pola hidup sehat.
Kaya akan kolagen, teripang membantu menjaga kulit tetap kencang dan kenyal. Garis halus dan keriput jadi tersamarkan secara alami dari dalam.
Bukan cuma kulit, kolagennya juga bikin kuku tidak gampang patah dan rambut jadi lebih kuat. Bisa dibilang, teripang adalah rahasia cantik alami dari dasar laut.
Saponin dalam teripang bertindak sebagai benteng pertahanan dari serangan virus. Badan jadi tidak gampang jatuh sakit meski cuaca sedang tidak menentu.
Antioksidannya juga ampuh menangkal radikal bebas yang merusak sel. Dengan imun yang kuat, kamu bakal merasa lebih bertenaga setiap hari.
Baca juga: 7 Manfaat Buah Nipah untuk Kesehatan, Bantu Jaga Gula Darah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline