Ilustrasi Hernia pada Anak. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Hernia pada anak terjadi ketika ada organ dalam tubuh yang menonjol keluar karena otot atau jaringan penahannya melemah.
Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya benjolan di bagian tubuh tertentu, terutama saat anak menangis, batuk, atau mengejan.
Banyak orang tua mengira benjolan tersebut hal biasa, padahal hernia tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah yang lebih serius.
Baca juga: MPASI Bukan Sekadar Kenyang, Simak Kandungan Gizi yang Dibutuhkan Anak
Nah, berikut beberapa jenis hernia pada anak beserta gejalanya yang penting diketahui orang tua.
Hernia inguinal terjadi ketika usus atau kandung kemih menekan area bawah perut hingga muncul benjolan di sekitar selangkangan.
Pada anak laki-laki, benjolan bahkan bisa terlihat sampai area buah zakar. Biasanya benjolan akan makin jelas saat anak menangis, batuk, atau aktif bergerak.
Selain benjolan, beberapa anak juga bisa merasa nyeri atau rewel karena tidak nyaman.
Baca juga: 10 Tahapan Pembukaan Melahirkan Normal, Calon Ibu Wajib Tahu!
Hernia umbilikalis lebih dikenal dengan istilah pusar bodong. Kondisi ini terjadi ketika bagian usus kecil menonjol di area pusar.
Jenis hernia ini cukup sering dialami bayi dan umumnya bisa membaik sendiri seiring bertambahnya usia anak. Tapi jika sampai usia lima tahun belum juga hilang, biasanya dokter akan menyarankan operasi.
Gejalanya paling mudah dikenali karena ada tonjolan lunak di sekitar pusar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rsiabinamedika.com