Ilustrasi seseorang minum saat cuaca panas. (Freepik)
INDOZONE.ID - Saat cuaca panas, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi hal yang sangat penting. Kurangnya asupan cairan, dapat menyebabkan dehidrasi.
Bahkan jika dibiarkan, maka bisa berkembang menjadi kelelahan akibat panas hingga heat stroke atau serangan panas yang berbahaya.
Namun, hidrasi bukan hanya soal banyak minum. Jenis minuman yang dikonsumsi juga berpengaruh besar terhadap energi, kesehatan pencernaan, dan keseimbangan cairan tubuh.
Beberapa minuman populer saat musim panas, justru mengandung gula tinggi dan kalori berlebih yang dapat membuat tubuh terasa lemas, kembung, hingga semakin haus.
Baca juga: Cuaca Panas Bikin Ogah Olahraga? Ini Trik Cerdas Tetap Aktif di Musim Panas Tanpa Kepanasan!
Ahli nutrisi dari Cult, Madhura P Behki, menjelaskan, hidrasi yang baik yaitu, memilih minuman yang sesuai dengan kebutuhan tubuh saat cuaca panas.
“Hidrasi lebih dari sekadar minum cukup air atau cairan lainnya. Hidrasi berarti memilih minuman yang lebih cerdas, dan sesuai dengan kebutuhan tubuh saat cuaca panas,” ujar Madhura, dikutip dari Hindustan Times.
Ilustrasi seseorang minum jus saat cuaca panas. (Freepik)
Banyak orang memilih minuman dingin untuk menyegarkan tubuh. Namun, beberapa jenis minuman ternyata kurang ideal untuk menjaga hidrasi.
Seban, minuman tersebut dapat memicu lonjakan gula darah, gangguan pencernaan, hingga membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.
Berikut beberapa minuman yang sebaiknya dibatasi saat cuaca panas:
Jus buah kemasan sering dianggap sehat. Padahal, sebagian besar mengandung tambahan gula dan konsentrat buah, dengan kandungan serat yang sangat sedikit.
Tanpa serat alami buah, gula dalam minuman ini lebih cepat diserap tubuh. Sehingga, memicu lonjakan gula darah yang diikuti penurunan energi secara drastis.
Es teh menjadi salah satu minuman favorit saat cuaca panas. Namun, banyak produk es teh mengandung gula tinggi atau sirup fruktosa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times