Ilustrasi montelukast, obat asma yang berpotensi bisa mengobati beberapa jenis kanker. (Freepik)
INDOZONE.ID - Suatu obat asma yang telah digunakan selama puluhan tahun, kini menarik perhatian dunia penelitian kanker.
Hal itu diketahui setelah ilmuwan menemukan potensinya, dalam membantu sistem imun melawan beberapa jenis kanker yang paling sulit diobati.
Peneliti yang mempelajari montelukast, yakni obat yang umum diresepkan untuk asma dan alergi, melaporkan bahwa, obat tersebut menunjukkan hasil menjanjikan terhadap tumor agresif.
Hal tersebut dihasilkan dalam proses studi awal di laboratorium dan hewan percobaan.
Dikutip dari Medical Daily, montelukast telah lama digunakan untuk mengurangi peradangan pada penderita asma dan alergi.
Obat ini bekerja dengan cara memblokir leukotrien, yaitu zat kimia dalam tubuh yang memicu peradangan dan penyempitan saluran napas.
Baca juga: Penelitian Terbaru Sebut Obat Asma Ampuh Sembuhkan Covid-19
Namun, para peneliti kanker baru-baru ini menemukan, tumor juga dapat memanfaatkan jalur peradangan yang sama, untuk melemahkan respons sistem imun tubuh.
Dalam studi awal yang dikutip Live Science, para ilmuwan menemukan, beberapa sel kanker menggunakan reseptor bernama CysLTR1.
Reseptor itu untuk menciptakan lingkungan yang melindungi tumor, dari serangan sistem kekebalan tubuh.
Dengan memblokir reseptor tersebut menggunakan montelukast, peneliti melihat tanda-tanda bahwa, sel imun menjadi lebih aktif dalam menyerang tumor.
Ilustrasi obat asma bernama montelukast. (Freepik)
Temuan ini membuka kemungkinan, obat tersebut dapat membantu meningkatkan respons imun terhadap kanker yang sulit diobati.
Penelitian ini terutama difokuskan pada kanker agresif yang sering kali resisten terhadap terapi standar, termasuk kanker payudara triple-negatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily