Kebiasaan minum alkohol juga berdampak pada kesehatan otak. (Freepik)
INDOZONE.ID – Gaya hidup sehat berperan penting dalam menjaga kesehatan otak, dan menurunkan risiko demensia, termasuk penyakit Alzheimer.
Selain mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, tidur cukup, tidak merokok, hingga membatasi konsumsi alkohol, menjadi salah satu langkah yang dianjurkan para ahli.
Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, konsumsi alkohol berat dalam jangka panjang, dinilai dapat mempercepat proses penuaan biologis otak, dan memicu perubahan yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer.
Meski hasil penelitian ini masih berasal dari studi pada hewan, dan belum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang telah melalui proses telaah sejawat (peer review), temuan tersebut menambah bukti mengenai dampak buruk alkohol terhadap kesehatan otak.
Penelitian ini dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tahunan ke-49 Research Society on Alcohol (RSA), oleh tim peneliti dari University of Florida.
Baca juga: Kebiasaan Minum Alkohol Bisa Memperpendek Umur!
Dikutip dari Medical News Today, penulis utama penelitian, Nagalakshmi (Lakshmi) Balasubramanian, PhD, menjelaskan, usia merupakan faktor risiko terbesar untuk penyakit Alzheimer.
Namun, pilihan gaya hidup juga memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan otak.
Menurutnya, memahami bagaimana alkohol, pola makan, aktivitas fisik, dan kualitas tidur memengaruhi proses penuaan otak, yang dapat membantu para peneliti menemukan strategi pencegahan efektif.
Sehingga, seseorang dapat mempertahankan fungsi kognitif hingga usia lanjut.
Ilustrasi orang minum alkohol berlebihan. (Freepik)
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menggunakan model tikus untuk mempelajari bagaimana konsumsi alkohol berat secara kronis, memengaruhi risiko Alzheimer.
Balasubramanian mengatakan, konsumsi alkohol berlebihan merupakan faktor yang sering diabaikan. Padahal, kebiasaan itu berpotensi memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan otak.
Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan, paparan alkohol kronis dapat mempercepat penuaan biologis, serta memicu sejumlah proses yang berkaitan dengan Alzheimer, antara lain:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical News Today