INDOZONE.ID - Minuman bersoda sudah lama dikenal sebagai pilihan kurang sehat. Sebab, minuman ini punya kandungan gula dan kalorinya yang tinggi.
Kemudian, muncul perdebatan oleh sejumlah peneliti, apakah mengganti soda biasa dengan soda diet menjadi solusi yang lebih baik. Namun, riset terbaru menunjukkan sebaliknya. Air putih justru jauh lebih efektif, terutama bagi penderita diabetes tipe 2.
Dikutip dari Medical News Today, dalam pertemuan ilmiah tahunan ke-85 American Diabetes Association (ADA), para peneliti mempresentasikan hasil studi, yang melibatkan wanita dengan diabetes tipe 2 dan mengganti konsumsi soda diet dengan air putih.
Hasilnya, wanita tersebut memiliki peluang lebih besar untuk menurunkan berat badan dan mencapai remisi diabetes.
Baca juga: 8 Efek Samping dari Minum Soda Diet, Tetap Bisa Kena Diabetes?
Soda Diet: Tetap Termasuk Makanan Ultra-Proses
Studi ini melibatkan 81 perempuan dewasa dengan obesitas atau kelebihan berat badan dan diabetes tipe 2, yang terbiasa mengonsumsi soda diet. Peserta dibagi menjadi dua kelompok.
Satu kelompok tetap minum soda diet lima kali seminggu setelah makan siang, dan satu lagi menggantinya dengan air putih.
Selama 18 bulan, seluruh peserta menjalani program penurunan berat badan selama enam bulan, dan program pemeliharaan berat badan selama 12 bulan.
Hasilnya menunjukkan, kelompok yang mengonsumsi air putih mengalami penurunan berat badan lebih signifikan dibanding kelompok soda diet.
Lebih mengejutkan lagi, 90 persen peserta yang mengganti soda diet dengan air putih, berhasil mencapai remisi diabetes tipe 2, dibanding hanya 45 persen pada kelompok soda diet.
]Menurut Dr. Hamid R. Farshchi, peneliti utama studi ini, temuan tersebut menantang anggapan umum di Amerika Serikat bahwa, minuman diet tidak berdampak negatif terhadap manajemen berat badan dan kadar gula darah.
“Sebaliknya, air putih justru terbukti lebih efektif dalam membantu remisi diabetes dan perbaikan kesehatan secara keseluruhan,” ujar Hamid.
Efek Gula Buatan Setara Gula Biasa
Meskipun disebut ‘rendah kalori’, soda diet mengandung pemanis buatan seperti aspartam dan sukralosa yang masih dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan. Mulai dari penyakit jantung, gangguan hati dan ginjal, hingga peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Diet soda juga termasuk dalam kategori makanan ultra-proses. Dalam penelitian sebelumnya, dikaitkan dengan penuaan biologis yang lebih cepat dan peningkatan risiko kematian hingga 10 persen.
Seorang ahli bedah bariatrik di MemorialCare Surgical Weight Loss Center, Dr. Mir Ali, mengatakan, penelitian ini memperkuat bukti bahwa, pemanis buatan bisa berdampak serupa dengan gula asli dalam mempengaruhi tubuh.
“Gaya hidup yang semakin sedentari, konsumsi makanan olahan, dan meningkatnya angka obesitas membuat diabetes menjadi isu kesehatan yang semakin serius,” ujarnya.
Baca juga: Fakta atau Mitos Minum Air Putih 2 Liter Sehari Bisa Bikin Kulit Cerah
Tips Kurangi Soda Diet dan Tingkatkan Asupan Air Putih
Ahli gizi, Monique Richard, memberikan sejumlah saran praktis, untuk membantu masyarakat beralih dari soda diet ke air putih:
- Gunakan botol minum menarik dari kaca atau stainless steel, dan letakkan di tempat yang mudah terlihat.
- Tambahkan irisan buah, daun mint, atau teh herbal tanpa kafein untuk membuat air terasa lebih nikmat.
- Pasang pengingat rutin untuk minum air setiap beberapa jam.
- Catat konsumsi air harian.
- Gunakan teknik ‘habit stacking’. Misal, minum air setiap selesai menyikat gigi atau selesai membuka ponsel.
- Konsumsi makanan tinggi air seperti buah, sayur, sup, smoothie, dan kaldu.
- Latih lidah: Kurangi soda diet bertahap, misalnya 25 persen selama satu minggu, lalu turunkan lagi.
- Renungkan alasan di balik keinginan minum soda diet—apakah karena stres, kebiasaan, atau sekadar rasa bosan.
“Ketika kita memberikan tubuh apa yang sebenarnya dibutuhkan, fungsinya akan menjadi optimal. Seperti serat, hidrasi mungkin tidak menarik, tapi tubuh kita bekerja jauh lebih baik jika cukup cairan,” kata Richard.
Oleh karena itu, air putih bukan sekadar pengganti soda diet—ia adalah bagian penting dari strategi pengelolaan berat bada,n dan gula darah yang efektif.
Bagi penderita diabetes tipe 2, mengganti soda diet dengan air putih bisa menjadi langkah kecil, yang menghasilkan dampak besar terhadap kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical News Today