INDOZONE.ID - Kopi americano banyak disukai orang karena dianggap lebih sehat dan bermanfaatkan. Es americano bahkan sering jadi penambah gairah atau semangat beraktivitas.
Tak sedikit orang mengaitkan kopi americano dengan manfaat penurunan berat badan. Lantas, apakah klaim ini terbukti secara ilmiah? Simak jawaban lengkapnya!
Apa Itu Kopi Americano?
Americano adalah minuman kopi yang dibuat dari satu atau dua shot espresso yang dicampur dengan air panas. Minuman ini disukai karena memberikan sensasi kopi murni tanpa tambahan gula, susu, atau krimer. Konon, nama americano berasal dari kebiasaan orang Amerika yang ingin menikmati espresso dalam versi yang lebih encer.
Saat ini, americano tidak hanya diminum untuk dinikmati, namun juga sering dijadikan bagian dari cara diet, terutama karena rendah kalori dan dianggap membantu metabolisme tubuh.
Manfaat Kafein
Salah satu komponen utama dalam kopi americano adalah kafein. Berdasarkan jurnal Reaksi Daya Tahan Kardiovaskular Atlet Terhadap Efek Intake Kafein oleh Arimbi, kafein terbukti dapat meningkatkan metabolisme, merangsang sistem saraf pusat, dan membantu pembakaran lemak. Kafein bekerja dengan meningkatkan kadar hormon epinefrin (adrenalin) dalam darah, yang memicu pemecahan lemak dari jaringan adiposa dan mengarahkannya ke aliran darah sebagai sumber energi.
Selain itu, kafein juga diketahui dapat menekan nafsu makan secara sementara, sehingga dapat membantu mengurangi asupan kalori jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Apakah Efektif untuk Diet?
Meskipun kandungan kalorinya sangat rendah, bahkan hampir nol jika dikonsumsi tanpa tambahan apapun, americano bukanlah minuman ajaib yang otomatis menurunkan berat badan. Efektivitasnya sangat bergantung pada pola makan dan aktivitas fisik seseorang.
Untuk menurunkan berat badan, tubuh harus berada dalam kondisi defisit kalori, yakni membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi.
Konsumsi americano bisa menjadi bagian dari diet sehat sebagai alternatif minuman rendah kalori. Dibandingkan latte atau frappuccino yang bisa mengandung 150–200 kalori per gelas karena tambahan susu, gula, dan krim, americano jelas lebih bersahabat bagi yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Baca juga: Kedai NESCAFÉ Hadir di 80 Kota, Cara Baru Menikmati Kopi Dekat Rumah
Risiko Konsumsi Berlebihan
Meski bermanfaat, konsumsi kafein secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), batas aman konsumsi kafein untuk orang dewasa adalah 400 miligram per hari atau setara dua hingga tiga cangkir kopi. Mengonsumsi lebih dari batas ini dapat menimbulkan gejala seperti gangguan tidur, dehidrasi, jantung berdebar, kecemasan, hingga gangguan lambung.
Bagi sebagian orang, kafein juga dapat menimbulkan ketergantungan. Seseorang yang terbiasa mengonsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat mengalami sakit kepala, kelelahan, atau mudah marah saat tidak mengonsumsinya.
Bukan Pengganti Asupan Nutrisi
Tren diet dengan hanya mengandalkan americano, bahkan menggantikan waktu makan dengan kopi, tentu sangat tidak disarankan. Tubuh tetap membutuhkan nutrisi lengkap yang tidak bisa dipenuhi hanya dari secangkir kopi. Jika ingin memasukkan americano ke dalam program diet, pastikan tetap mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga keseimbangan nutrisi.
Baca juga: Kopi Liberika Berpotensi Jadi Bintang Baru dari IKN, Bangun Ekonomi Daerah
Efekfif Turunkan Berat Badan
Kopi americano memang memiliki potensi membantu program penurunan berat badan karena rendah kalori dan mengandung kafein yang bisa meningkatkan metabolisme dan menekan nafsu makan. Namun, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan.
Oleh karena itu, konsumsi americano sebaiknya dilakukan dalam batas wajar dan dikombinasikan dengan gaya hidup sehat yang mencakup pola makan seimbang serta olahraga rutin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA