Sikat Gigi Dua Kali Masih Kurang? Ini Kebiasaan yang Disarankan Dokter Gigi untuk Mulut Lebih Sehat
INDOZONE.ID - Selama ini, banyak orang mengira bahwa menyikat gigi dua kali sehari sudah cukup untuk menjaga kesehatan mulut.
Padahal menurut drg. Rinda Rentia dari Klinik Dent Smile, rutinitas tersebut belum optimal jika tidak diimbangi dengan perawatan tambahan yang menyeluruh.
"Betul, menyikat gigi dua kali sehari memang standar, tapi itu hanya membersihkan permukaan luar gigi. Masih ada area lain yang tidak terjangkau oleh sikat gigi biasa," ujar drg. Rinda Rentia saat diwawancarai Indozone, Selasa (17/9/2025).
Baca juga: Jangan Abai! Ini 3 Kesalahan Umum Saat Sikat Gigi yang Bisa Merusak Kesehatan Mulut
Lalu, apa yang perlu ditambahkan dalam rutinitas harian perawatan mulut?
1. Flossing: Bersihkan Sela Gigi dengan Benang
Flossing atau menggunakan benang gigi sangat penting untuk membersihkan sisa makanan dan plak yang tersembunyi di antara sela-sela gigi
Sela ini sering kali menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab karies dan radang gusi.
drg. Rinda menyarankan flossing dilakukan setidaknya sekali sehari, terutama sebelum tidur.
"Kalau kamu habis makan dan ada makanan nyangkut tapi tidak dibersihkan, itu bisa jadi awal mula gigi berlubang atau gusi bengkak," ungkapnya.
Jika belum terbiasa, kamu bisa mulai dengan flossing dua hari sekali, kemudian tingkatkan frekuensinya secara bertahap.
2. Sikat Lidah: Rahasia Mulut Segar dan Bebas Bau
Masalah bau mulut atau halitosis sering kali tidak datang dari gigi, melainkan dari lidah.
Permukaan lidah yang kasar menjadi tempat menempelnya sisa makanan, bakteri, dan sel mati.
"Banyak orang mengira cukup berkumur dengan obat kumur. Padahal, sumber bau mulut sering berasal dari lapisan kotoran yang menempel di lidah," ujar drg. Rinda.
Sikat lidah sekali sehari bisa membantu mengurangi bau mulut secara signifikan.
Gunakan bagian belakang sikat gigi yang memang dirancang untuk lidah, atau pakai alat khusus pembersih lidah (tongue scraper).
Baca juga: Tanamkan Pola Hidup Sehat, Mahasiswa Ajarkan Murid TK Mencuci Tangan dan Sikat Gigi
Meskipun banyak yang mengandalkan mouthwash sebagai solusi cepat untuk bau mulut, drg. Rinda menegaskan bahwa obat kumur hanya bersifat sementara.
"Obat kumur itu fungsinya untuk menyegarkan nafas, bukan menghilangkan sumber bau. Jadi tetap harus dibarengi dengan menyikat gigi, flossing, dan sikat lidah," jelasnya.
Dengan menambahkan dua langkah sederhana di atas, kamu bisa mencegah banyak masalah mulut di masa depan, mulai dari gigi berlubang hingga bau mulut yang mengganggu.
Kesehatan mulut yang baik bukan hanya tentang senyum yang cerah, tapi juga tentang menjaga kualitas hidup secara menyeluruh.
Jangan tunggu sakit gigi dulu baru ke dokter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung