INDOZONE.ID - Kanker menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia, termasuk di Indonesia. Dalam 16 tahun ke depan, penyakit ini diperkirakan akan menjadi penyebab kematian nomor satu.
Data menunjukkan, pria memiliki risiko kematian akibat kanker yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. Meski demikian, kemajuan medis seperti penggunaan antibiotik, vaksin, dan kemoterapi telah membantu menekan angka kematian akibat kanker.
Salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang pria adalah kanker prostat. Namun, bukan berarti jenis kanker lainnya dapat diabaikan.
Berikut, lima jenis kanker yang paling umum pada pria dan cara mencegahnya, dikutip dari Medical Daily.
1. Kanker Prostat
Kanker prostat menempati peringkat pertama sebagai jenis kanker paling umum pada pria, dan menjadi penyebab kematian tertinggi kedua setelah kanker paru-paru.
Menurut American Cancer Society, sekitar 1 dari 7 pria akan didiagnosis mengidap kanker prostat sepanjang hidupnya.
Baca juga: Waspada! Kasus Kanker Kolorektal dan Pencernaan Meningkat di Kalangan Anak Muda
Kanker ini bermula ketika sel-sel pada kelenjar prostat tumbuh tidak terkendali. Hampir semua kasus kanker prostat merupakan adenokarsinoma, yaitu kanker yang berkembang dari sel kelenjar penghasil cairan prostat, yang menjadi bagian dari semen.
Faktor risiko seperti usia, riwayat keluarga, dan ras tidak dapat diubah. Namun, menerapkan pola makan sehat, menjaga berat badan ideal, serta menghindari kebiasaan merokok, dapat membantu menurunkan risikonya.
2. Kanker Paru-Paru
Kanker paru merupakan jenis kanker paling umum kedua pada pria dan wanita (tidak termasuk kanker kulit). Diperkirakan 1 dari 14 pria akan mengembangkan kanker paru sepanjang hidupnya, baik perokok maupun bukan perokok.
Bagi perokok, risikonya jauh lebih tinggi. Kanker paru terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di paru-paru. Seiring waktu, sel-sel ini membentuk tumor yang mengganggu fungsi paru sebagai organ utama penyedia oksigen bagi tubuh.
Cara paling efektif untuk mencegah kanker paru adalah, berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok.
3. Kanker Kolorektal
Kanker kolon atau usus besar, menempati posisi ketiga jenis kanker yang paling sering didiagnosis pada pria. Risiko seumur hidup pria untuk mengidap kanker ini, sekitar 1 dari 21.
Kanker kolon dan kanker rektum sering muncul bersamaan dan dikenal sebagai kanker kolorektal.
Sel kanker pada kolon tidak mati sebagaimana mestinya, melainkan terus tumbuh dan membelah diri. Melakukan skrining rutin, berolahraga secara teratur, tidak merokok, serta membatasi konsumsi alkohol (tidak lebih dari dua gelas per hari) dapat menurunkan risikonya.
4. Kanker Kandung Kemih
Kanker kandung kemih merupakan jenis kanker keempat paling umum pada pria, dan menyumbang sekitar 5 persen dari seluruh kasus kanker baru di Amerika Serikat.
Sekitar 9 dari 10 penderita kanker ini berusia di atas 55 tahun, dengan usia rata-rata diagnosis sekitar 73 tahun.
Kanker tersebut terjadi ketika sel-sel ganas menyebar dari lapisan dalam, ke dinding otot kandung kemih. Dalam kasus yang lebih parah, kanker dapat menjalar ke kelenjar getah bening, organ di panggul, hingga hati atau paru-paru.
Baca juga: Perhatian! Berikut 10 Tanda Awal Kanker pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orang Tua
5. Kanker Kulit Melanoma
Kanker kulit menjadi jenis kanker paling umum di dunia, dan melanoma meski hanya menyumbang sekitar 1 persen dari seluruh kasus kanker kulit, menjadi penyebab kematian terbanyak akibat kanker kulit.
Risiko melanoma meningkat seiring bertambahnya usia, dengan rata-rata usia diagnosis sekitar 63 tahun. Namun, kasus ini juga banyak ditemukan pada orang berusia di bawah 30 tahun, terutama wanita muda.
Menurut Skin Cancer Foundation, pria berusia 15–39 tahun memiliki kemungkinan 55 persen lebih tinggi meninggal akibat melanoma, dibandingkan wanita dalam kelompok usia yang sama.
Melanoma disebabkan perkembangan sel kulit abnormal yang dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Untuk mencegahnya, disarankan menghindari paparan sinar matahari berlebihan.
Kemudian, menggunakan tabir surya berlebihan, dan menghindari kulit terbakar matahari, terutama bagi pria berkulit cerah dan berbintik.
Menjaga Gaya Hidup untuk Mencegah Kanker
Memahami jenis kanker yang paling sering menyerang pria, dan mengenali cara mengurangi risikonya adalah, langkah penting dalam pencegahan.
Menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, tidak merokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, dapat membantu menurunkan kemungkinan terkena kanker di usia muda maupun lanjut.
Pencegahan tetap menjadi kunci utama sebelum penyakit menyerang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily