INDOZONE.ID - Banyak orang tak sadar bahwa kebiasaan makan terlalu cepat bisa berakibat serius bagi kesehatan. Selain bikin cepat kenyang semu, cara makan ini justru bisa membuat seseorang mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh.
Penelitian menunjukkan, sekitar 60% anak-anak yang makan dengan cepat cenderung makan berlebihan, dan mereka tiga kali lebih berisiko mengalami kelebihan berat badan dibanding yang makan perlahan. Studi lain juga menyebutkan bahwa pemakan cepat dua kali lebih mungkin terkena obesitas daripada mereka yang makan santai.
Baca juga: Suka Makan Terlalu Cepat? Ini 5 Bahaya yang Harus Diketahui!
Dampak Buruk Makan Terlalu Cepat
Tak cuma bikin berat badan naik, kebiasaan ini juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti:
- Resistensi insulin
Ditandai dengan kadar gula darah tinggi dan peningkatan insulin, gejala khas dari diabetes tipe 2 serta sindrom metabolik. - Diabetes tipe 2
Studi menemukan bahwa pemakan cepat 2,5 kali lebih berisiko mengalami penyakit ini. - Sindrom metabolik
Kondisi ini meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung dan diabetes. - Pencernaan terganggu
Orang yang makan cepat cenderung mengambil gigitan besar dan mengunyah lebih sedikit, membuat makanan sulit dicerna dengan baik.
Manfaat Makan Secara Perlahan
Sebaliknya, makan dengan perlahan dapat membantu tubuh lebih sehat. Selain meningkatkan hormon rasa kenyang, kebiasaan ini membuat seseorang lebih cepat puas dan mengurangi asupan kalori harian.
Baca juga: 4 Bahaya saat Kamu Makan Terlalu Cepat
Tips Agar Bisa Makan Lebih Lambat
- Hindari makan sambil menatap layar.
- Letakkan garpu setiap kali selesai satu suapan.
- Jangan biarkan diri terlalu lapar sebelum makan.
- Minum air putih di sela makan.
- Kunyah makanan hingga 20–30 kali sebelum ditelan.
- Konsumsi makanan tinggi serat agar kenyang lebih lama.
- Ambil porsi kecil setiap gigitan.
- Nikmati makanan dengan penuh kesadaran (mindful eating).
Mengubah kebiasaan makan memang butuh waktu dan latihan. Tapi dengan langkah sederhana di atas, kamu bisa mulai mengontrol pola makan dan menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline