INDOZONE.ID - Kasus campak kembali meningkat di berbagai negara dan membuat banyak orang tua khawatir. Hal ini memunculkan pertanyaan, benarkah vitamin A bisa cegah campak?
Vitamin A dikenal mampu menjaga imun tubuh, sehingga muncul anggapan bahwa vitamin ini dapat melindungi dari campak.
Supaya tidak salah langkah, yuk pahami fakta medis vitamin A dan campak berdasarkan riset ilmiah terbaru.
Baca juga: Ternyata 3 Vitamin Ini Bisa Bikin Kamu Panjang Umur!
Vitamin A Tidak Bisa Mencegah Campak
Walaupun bermanfaat bagi kesehatan mata dan sistem kekebalan, faktanya vitamin A tidak dapat mencegah penularan campak.
Manfaat vitamin A untuk penyakit campak baru terlihat setelah seseorang terinfeksi, bukan untuk melindungi sebelum terpapar virus. Riset menunjukkan bahwa:
- Vitamin A dapat mengurangi risiko komplikasi
- Membantu pemulihan lebih cepat
- Menurunkan risiko kematian pada anak penderita campak
Baca juga: Cek 15 Tanda Penting Tubuhmu Kekurangan Vitamin C Sebelum Terlambat, Jangan Anggap Remeh!
Namun, cakupan vaksinasi jauh lebih berpengaruh terhadap penurunan kasus campak dibanding suplementasi vitamin A.
Jadi, meski sering dikaitkan dengan daya tahan tubuh, vitamin A bukan pengganti vaksin MR atau MMR.
Dengan kata lain, fakta medis vitamin A dan campak menunjukkan bahwa nutrisi ini tidak bekerja sebagai pencegah infeksi, sehingga pencegahan utama tetap imunisasi.
Peran Vitamin A dalam Pengobatan Campak
Saat anak terserang campak, tubuh mereka sering mengalami defisiensi vitamin A. Di sinilah peran vitamin A dalam pengobatan campak sangat penting.
Kekurangan vitamin A pada penderita campak dapat meningkatkan risiko:
- Masalah penglihatan seperti kerusakan kornea
- Infeksi lebih parah
- Meningkatnya angka kematian
Karena itu, dokter biasanya memberikan dua dosis vitamin A dalam jarak 24 jam kepada anak yang sudah terinfeksi, terutama bila mereka mengalami kekurangan gizi.
Meskipun begitu, vitamin A tidak membunuh atau menghilangkan virus campak dari tubuh
Penggunaannya hanya sebagai terapi suportif untuk mendukung perbaikan kondisi anak. Selain itu, konsumsi vitamin A berlebihan tanpa rekomendasi medis dapat menyebabkan toksisitas vitamin A, sehingga harus diberikan secara hati-hati oleh tenaga kesehatan.
Vitamin A memang penting, tetapi tidak bisa menggantikan vaksin. Pastikan anak mendapatkan imunisasi MR atau MMR sesuai jadwal, dan segera konsultasikan dengan dokter jika menunjukkan gejala campak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mypacifichealth.com