Buah yang ada vitamin c/Freepik
INDOZONE.ID - Vitamin C bukan cuma bahan yang sering dipromosikan di botol suplemen — tapi benar-benar “pemain penting” buat tubuh tetap fit.
Karena tubuh nggak bisa memproduksinya sendiri, kita wajib memenuhi kebutuhannya setiap hari lewat makanan.
Meski kekurangan vitamin C jarang terdengar di negara maju, ternyata sekitar 7% orang dewasa di Amerika masih mengalaminya, lho!
Biasanya keluhan ini disebabkan oleh pola makan yang asal-asalan, kebiasaan merokok, terlalu sering minum alkohol, gangguan makan, stres berat, atau sedang menjalani cuci darah.
Baca juga: Tema dan Makna Hari Kesehatan Nasional 2025: Generasi Sehat, Masa Depan Hebat!
Yang bikin tricky, gejala kekurangannya sering muncul pelan-pelan dan nggak langsung disadari. Nah, berikut tanda-tanda yang perlu kamu waspadai!
Saat asupan vitamin C kurang, produksi kolagen ikut turun. Hasilnya? Kulit jadi kering, terasa kasar, bahkan muncul bintik kecil di bagian lengan atau paha seperti “kulit ayam”.
Kekurangan vitamin C bikin rambut tumbuh dengan bentuk aneh — spiral, kaku, bercabang, kering, atau bahkan mudah patah.
Untungnya, ini bisa pulih begitu asupan vitaminnya terpenuhi lagi.
Baca juga: Psikolog Sebut Ledakan di SMA 72 Jadi Alarm Serius: Sekolah Harus Peduli Kesehatan Mental Siswa
Kalau kulit kepala terlihat berbintik merah, bisa jadi pembuluh darah kecil di sana mulai melemah. Biasanya membaik dalam dua minggu setelah kamu rutin konsumsi vitamin C.
Kuku gampang patah, tampak cekung kayak sendok, atau muncul garis merah di bawahnya? Bisa jadi sinyal tubuh minta tambahan vitamin C.
Selain menjaga elastisitas kulit, vitamin C juga bantu melindungi dari efek polusi dan sinar matahari. Kekurangannya bikin kulit tampak kusam, kering, dan cepat berkerut.
Baca juga: 20 Fakta Unik Tubuh Manusia yang Jarang Diketahui, Bikin Kamu Takjub!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline