Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 18:59 WIB

Fakta Penting Bayi Prematur Agar Bisa Tumbuh Optimal, Ortu Wajib Tahu!

Author

Ilustrasi bayi lahir prematur. (freepik)


INDOZONE.IDBayi yang lahir prematur membutuhkan perhatian lebih, terutama soal asupan gizi. Kondisi tubuh yang belum berkembang sempurna membuat mereka lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. 

Karena itu, pemenuhan nutrisi sejak hari pertama menjadi faktor penting agar tumbuh kembangnya tetap optimal.

Peneliti kesehatan anak menyebut bayi prematur memerlukan kalori, protein, dan lemak yang lebih tinggi dari bayi cukup bulan. 

Tujuannya untuk mengejar pertumbuhan, memperkuat organ, dan menekan risiko infeksi. Para ahli juga mendorong orang tua untuk berkonsultasi rutin dengan tenaga medis agar kebutuhan nutrisi si kecil terpenuhi sesuai tahap perkembangan.

Baca juga: Bahaya Asap Rokok untuk Kesehatan Wanita Hamil, Tingkatkan Risiko Keguguran hingga Bayi Lahir Prematur

Nutrisi Penting untuk Bayi Prematur
Selain ASI eksklusif, dukungan nutrisi tambahan seperti fortifikasi, vitamin, hingga makanan pendamping (saat usia cukup) bisa diberikan atas rekomendasi dokter. Semakin tepat intervensi gizinya, semakin besar pula peluang anak tumbuh sehat dan aktif.

Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A, Subsp. Neo., Spesialis Anak dan Neonatologi RSCMmenekankan pentingnya perawatan dan pemberian asupan gizi yang tepat dan optimal sejak hari pertama kehidupan bayi prematur. Menurut dia, perawatan bayi prematur tidak hanya berfokus pada kelangsungan hidup, tetapi juga pada kualitas tumbuh kembangnya. 

“Asupan gizi yang tepat sejak hari pertama sangat menentukan bagaimana bayi dapat bertahan dan berkembang di kemudian hari. ASI adalah sumber hulu gizi utama bagi bayi prematur dan ASI dapat ditambahkan dengan human milk fortifier (Pelengkap Gizi Air Susu Ibu) untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi,” ujar Prof. Rinawati di Jakarta. 

Ia juga menambahkan bahwa jika ASI tidak tersedia, maka bisa diberikan ASI donor yang sudah melalui proses skrining. Apabila ASI donor juga tidak tersedia, tenaga kesehatan dapat menyarankan makanan olahan untuk keperluan medis khusus bayi prematur. 

“Penting bagi tenaga kesehatan untuk mempertimbangkan pilihan yang sudah teruji klinis dan didukung publikasi ilmiah,” jelas Prof. Rinawati.

Baca juga: 6 Penyebab Bayi Lahir Prematur dan Cara Mencegahnya: Calon Ibu Wajib Tahu!

Peran Tenaga Medis untuk Perawatan Bayi Prematur

Edukasi kepada tenaga medis tentang bayi prematur. (Dok Istimewa)


Senada, Ahli Tumbuh Kembang Pediatri RSCM  dr. Bernie Endyami Medise, Sp.A (K), MPH, Ahli Tumbuh Kembang Pediatri RSCM menambahkan, bayi prematur dan BBLR membutuhkan perhatian menyeluruh. Jadi gak cuma dari sisi medis, tetapi juga dari dukungan emosional keluarga, stimulasi, dan asupan gizi yang berkelanjutan. 

“Peran tenaga kesehatan sangat penting untuk mengedukasi dan mendampingi orang tua agar tumbuh kembang anak dapat berjalan optimal,” imbuh dr. Bernie.

Peringatan Hari Prematur


Memperingati Hari Prematur Sedunia, Category Marketing Manager LACTOGROW Vera N. Gozali mengapresiasi para tenaga kesehatan profesional yang mengabdikan pekerjaan mereka untuk merawat bayi prematur. Melalui setiap tindakan, mereka berupaya untuk memberikan sesuatu yang esensial, jaminan dalam perawatan terbaik yang dapat diberikan. 

"Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam membantu memberikan harapan bagi bayi prematur di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan perawatan dan pendampingan terbaik bagi bayi-bayi prematur yang membutuhkan perhatian khusus,” ungkap Vera. 

Ditanggapi Direktur Utama RSCM dr. Supriyanto, Sp. B, FINACS, M.Kes, peran para tenaga kesehatan bagi bayi-bayi prematur di Indonesia sangat krusial. Pengetahuan tenaga kesehatan akan hal ini perlu ditingkatkan.

“Kami ingin memastikan setiap bayi prematur mendapatkan perawatan dan kesempatan terbaik untuk tumbuh dan berkembang. Kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa menjaga kehidupan sejak detik pertama adalah wujud kepedulian kita terhadap masa depan anak-anak Indonesia,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU