Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 19:00 WIB

Bau Ketiak Susah Hilang? Ini 5 Cara Jitu Mengatasinya

Author

Ilustrasi bau badan (Freepik)

INDOZONE.ID - Bau ketiak sering menjadi masalah yang mengganggu kenyamanan dan kepercayaan diri, bahkan setelah mandi.

Bau ketiak pada dasarnya disebabkan oleh interaksi antara keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin dengan bakteri di permukaan kulit.

Kelenjar apokrin banyak terdapat di area ketiak dan menghasilkan keringat yang lebih berminyak.

Ketika bakteri memecah kandungan lemak dan protein dalam keringat tersebut, timbullah aroma yang kita kenal sebagai bau badan atau bau ketiak.

Penyebab lain bau ketiak yang susah hilang meliputi kondisi kesehatan seperti ketidakseimbangan hormon, atau konsumsi makanan tertentu (seperti bawang, rempah-rempah kuat, dan alkohol) yang memengaruhi aroma keringat.

Baca juga: Kenapa Bau Mulut Tetap Muncul Setelah Sikat Gigi? Kenali 7 Penyebab Bau Mulut yang Sering Terabaikan

Strategi Jitu Menghilangkan Bau Ketiak: Pendekatan Medis

Untuk kasus bau ketiak yang berat atau terkait dengan keringat berlebih, solusi medis sering kali menjadi pilihan terbaik untuk mengontrol bau ketiak secara permanen.

Antiperspirant vs. Deodoran: Perbedaan dan Cara Kerjanya

Antiperspirant dan deodoran membantu mengurangi bau ketiak secara langsung.

  • Antiperspirant mengandung senyawa berbasis aluminium yang bekerja dengan menyumbat sementara saluran keringat, sehingga menekan produksi keringat.
  • Deodoran tidak menghentikan keringat, melainkan menghambat pertumbuhan bakteri dan menutupi aroma tidak sedap.
    Keduanya sering digunakan bersamaan untuk hasil optimal, terutama pada bau ketiak yang sulit hilang.

Ilustrasi bau badan (Pixabay/Hire Me. Link in About Me)

Mengatasi Bau Ketiak dengan Suntikan Botulinum Toxin (Botox)

Botulinum toxin atau botox digunakan untuk mengatasi bau ketiak akibat keringat berlebih (hiperhidrosis).

Suntikan ini bekerja dengan menghambat saraf pemicu produksi keringat. Efeknya dapat bertahan beberapa bulan dan sangat efektif untuk kasus bau ketiak berat.

Peran Aluminum Chloride dalam Antiperspirant Medis

Aluminum chloride dalam antiperspirant medis memiliki kadar yang jauh lebih tinggi daripada produk biasa.

Baca juga:  Sering Bau Badan Saat Panas? Hindari Bahan Baju Ini dan Pilih yang Menyerap Keringat

Kandungan ini sangat efektif membantu mengurangi jumlah keringat di area ketiak. Dengan keringat yang berkurang drastis, bakteri penyebab bau ketiak juga menurun signifikan.

Opsi Operasi: Solusi Terakhir untuk Bau Ketiak Parah

Operasi seperti thoracic sympathectomy atau penghilangan kelenjar keringat tertentu, menjadi pilihan terakhir untuk bau ketiak yang sangat parah dan tidak merespons pengobatan lain.

Prosedur ini dilakukan dengan memutus saraf pengatur keringat dan hanya dianjurkan setelah konsultasi medis menyeluruh.

Bau badan (midlandsderm.com)


Cara Menghilangkan Bau Ketiak Secara Alami dan Konsisten

Pendekatan alami dan perubahan gaya hidup adalah fondasi utama untuk mengatasi bau ketiak sehari-hari.

Pentingnya Mandi Rutin dan Sabun Antibakteri

Menjaga kebersihan tubuh dengan mandi rutin minimal dua kali sehari sangat penting untuk mengurangi bau ketiak.

Area ketiak perlu dibersihkan secara menyeluruh, sebab mudah menjadi tempat bakteri berkembang biak.

Menggunakan sabun antibakteri dapat secara efektif menekan jumlah bakteri penyebab bau ketiak.

Pemakaian rutin membantu menjaga kebersihan kulit. Setelah mandi, pastikan tubuh dikeringkan dengan baik, terutama di area lipatan.

Baca juga: Bau Kaki Bikin Minder? Kenali Penyebab, Penanganan, dan Pencegahannya

Pemilihan Pakaian: Kontrol Bau Ketiak dari Luar

Memilih pakaian berbahan alami seperti katun atau linen membantu kulit bernapas dan menyerap keringat. Bahan ini membuat bau ketiak lebih mudah dikendalikan.

Sebaliknya, pakaian sintetis (poliester, nilon) cenderung memerangkap keringat dan mendorong pertumbuhan bakteri.

Menjaga Kebersihan Pakaian dan Lingkungan

Menjaga kebersihan pakaian berperan penting dalam mengatasi bau ketiak.

Pakaian yang telah dipakai seharian sebaiknya segera dicuci, karena bakteri dan keringat dari ketiak akan menetap di serat kain. Kebiasaan ini mencegah bau ketiak muncul kembali meski tubuh sudah bersih.

Kain-kain terbaik yang dapat menyerap keringat untuk mengatasi bau badan. (The Spruce) (Z Creators/Nafila Faustina Yulia Salsabila)

Mengatur Pola Makan untuk Mengurangi Bau Ketiak dari Dalam

Mengatur pola makan membantu mengurangi bau ketiak dari dalam tubuh. Konsumsi buah, sayuran, dan air putih dalam jumlah cukup dapat menyegarkan aroma tubuh secara alami.

Sementara itu, makanan pedas, kafein, dan makanan beraroma tajam (seperti bawang-bawangan atau kari) sebaiknya dibatasi, karena dapat dikeluarkan melalui keringat dan memperparah bau.

Deodoran Alami dari Bahan Rumahan (Soda Kue dan Lemon)

Baca juga: Game Changer: Glycolic Acid untuk Mencerahkan Ketiak dan Mengurangi Bau Badan!

Anda bisa mencoba membuat deodoran alami. Soda kue (baking soda) atau lemon dapat membantu mengurangi bau ketiak.

Bahan ini bekerja dengan mengubah tingkat pH kulit dan menekan bakteri, meskipun tidak menghentikan keringat sepenuhnya.

Penggunaan perlu disesuaikan dengan kondisi kulit karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.

Mengatasi bau ketiak yang susah hilang memerlukan pendekatan holistik, mulai dari menjaga kebersihan diri secara ketat, memilih pakaian yang tepat, mengatur pola makan, hingga memanfaatkan solusi medis modern seperti antiperspirant berkekuatan tinggi atau botox.

Dengan kombinasi perawatan yang konsisten dan pemahaman akar masalah, Anda dapat mengendalikan dan mengatasi masalah bau ketiak secara efektif, mengembalikan kenyamanan dan kepercayaan diri Anda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ciputrahospital.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU