Minggu, 01 FEBRUARI 2026 • 09:05 WIB

Amankah Penggunaan Minyak Telon pada Bayi? Ini Fakta yang Wajib Diketahui Orang Tua

Author

Ilustrasi minyak telon dan perawatan bayi lainnya. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kamu pasti nggak asing dengan minyak telon untuk bayi, produk tradisional yang sudah dipakai turun-temurun di keluarga Indonesia. 

Banyak orang tua percaya minyak telon bisa bikin bayi hangat, nyaman, dan bahkan bantu redakan perut kembung. 

Tapi di balik kebiasaan yang terlihat simpel ini, ada beberapa fakta penting soal aman atau tidaknya minyak telon untuk bayi, khususnya pada kulit bayi yang super sensitif.

Artikel ini bakal ngebahas semuanya secara lengkap biar kamu sebagai orang tua makin paham sebelum mengoleskan minyak telon ke si kecil.

Baca juga: Apakah Tawas Aman untuk Air Sumur? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apa Itu Minyak Telon dan Kenapa Dipakai?

Minyak telon adalah campuran beberapa minyak nabati tradisional, biasanya terdiri dari minyak kayu putih (cajuput), minyak adas (fennel), dan minyak kelapa. 

Kombinasi itu dipercaya memberi sensasi hangat di kulit bayi dan sering dipakai setelah mandi atau sebelum tidur. 

Banyak orang tua juga bilang minyak telon bisa membantu meredakan perut kembung dan membantu kualitas tidur bayi. 

Karena aroma khasnya, minyak telon juga sering jadi pilihan buat meredakan rasa tidak nyaman di tubuh bayi, dan bahkan dipercaya bantu melindungi dari gigitan nyamuk. 

Baca juga: Dari Konsultasi hingga Monitoring, Inilah Peran Telemedicine Saat Ini

Tapi, Aman Nggak Sih Minyak Telon untuk Bayi?

Secara umum, minyak telon itu bisa aman digunakan oleh bayi, terutama di usia setelah 3 bulan ketika kulit mereka mulai lebih kuat. 

Ini karena kulit bayi yang baru lahir sangat tipis dan rentan terhadap iritasi. 

Pakar dermatologi anak dan sejumlah panduan internasional tentang penggunaan minyak pada bayi memang bukan secara spesifik ngomongin “minyak telon,” tapi mereka memberi gambaran soal oils and essential oils pada kulit bayi secara umum. 

Baca juga: Sering Muncul di Area Mata, Ini Penyebab Milia yang Jarang Disadari

Banyak panduan menyebut bahwa kulit bayi yang baru lahir sangat sensitif dan belum sepenuhnya matang, sehingga pemakaian produk apapun (termasuk minyak) membutuhkan pertimbangan ekstra. 

Misalnya, organisasi bayi internasional menyarankan untuk tidak menggunakan produk apapun pada kulit bayi di bulan pertama setelah lahir, karena kulit dalam tahap perkembangan awal. 

Selain itu, ada beberapa studi yang membahas minyak esensial dan kandungan aromatik tertentu, misalnya minyak kayu putih atau eucalyptus yang sering ada di telon oil. 

Hasilnya menunjukkan kalau produk yang mengandung senyawa seperti terpene, kamper, atau menthol sebenarnya bisa berisiko kalau dipakai berlebihan. 

Baca juga: Minum Obat Lebih Teratur dengan Bantuan Aplikasi Manajemen Obat

Apalagi jika digunakan pada bayi yang masih terlalu kecil atau tanpa pengenceran yang tepat. Jadi, pemakaiannya tetap perlu hati-hati dan sesuai anjuran.

Risiko yang Perlu Kamu Tahu

Meskipun banyak orang tua merasa minyak telon itu aman karena sudah dipakai sejak lama, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan:

1. Iritasi Kulit

Minyak telon bisa menyebabkan iritasi atau ruam merah di kulit bayi, terutama jika kulitnya sensitif atau jika produk yang dipakai mengandung bahan kimia tambahan. 

Baca juga: Dari Desa ke Desa, Layanan Kesehatan TNI-Polri Keliling Obati Warga Terdampak Bencana Sumatra

2. Gangguan Pernapasan

Aroma kuat dari minyak telon yang mengandung komponen seperti minyak kayu putih atau eucalyptus bisa menstimulasi saluran napas bayi. 

Ini berpotensi bikin batuk atau sesak napas, terutama kalau diaplikasikan terlalu dekat dengan wajah atau hidung bayi. 

3. Masalah Jika Tertelan atau Terhirup

Bayi sering memasukkan tangan mereka ke mulut. Kalau minyak telon nggak sengaja tertelan atau terhirup, komponen kimia tertentu bisa masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan masalah serius seperti chemical pneumonia. 

Di sisi lain, sampai sekarang memang belum banyak studi internasional yang secara khusus membahas minyak telon, karena produk ini lebih umum digunakan di kawasan Asia Tenggara. 

Baca juga: 5 Manfaat Retinol untuk Kulit Wajah, dari Atasi Jerawat hingga Anti Aging

Meski begitu, berbagai literatur medis global yang meneliti penggunaan minyak esensial dan balsem beraroma untuk bayi tetap menekankan pentingnya kehati-hatian. 

Terutama karena beberapa kandungan di dalamnya bersifat cukup kuat dan terkonsentrasi, sehingga pemakaiannya perlu disesuaikan dengan usia dan tidak boleh sembarangan.

Kapan Usia Aman Buat Pakai Minyak Telon?

Saran paling umum dari ahli kesehatan, terutama yang dikutip dari berbagai panduan dan pengalaman klinis adalah hindari penggunaan minyak apapun (termasuk produk aromatik) pada bayi yang baru lahir (0–3 bulan). Kulit mereka masih sangat tipis dan rentan. 

Baru setelah usia sekitar 3 bulan ke atas, kulit bayi mulai lebih kuat dan orang tua bisa mempertimbangkan pemakaian minyak telon. Tapi tetap dengan takaran yang sangat tipis dan hati-hati terhadap tanda-tanda alergi. 

Baca juga: Keringat Tak Terkendali? Kenali Hiperhidrosis dan Solusinya

Cara Pakai Minyak Telon yang Aman untuk Bayi

Kalau kamu memutuskan buat pakai minyak telon, berikut ini tips supaya aman dan tetap nyaman buat bayi:

  • Uji alergi dulu: Oleskan sedikit minyak di area kecil kulit bayi dan lihat selama 24 jam apakah muncul ruam atau kemerahan.
  • Jangan pakai di wajah: Hindari area wajah atau dekat mata karena aroma dan komponen minyak bisa bikin iritasi atau batuk.
  • Pakai tipis-tipis aja: Cukup sedikit di perut, punggung, atau bagian badan lain yang biasa kamu pijat. Jangan berlebihan.
  • Gunakan produk yang sudah lolos uji keamanan: Cari minyak telon yang punya label uji dermatologis dan aman untuk kulit bayi. Produk yang memiliki izin edar resmi juga lebih bisa dipercaya.

Baca juga: Bayi Rentan Terpapar Asap Rokok, Ini Risiko dan Cara Melindunginya

  • Henti pakai jika ada reaksi: Kalau bayi terlihat nggak nyaman setelah dipakai, segera hentikan dan konsultasikan ke dokter anak.
  • Pilih yang Tepat dan Pakai dengan Hati-Hati

Jadi, jawaban singkatnya, minyak telon bisa aman dipakai untuk bayi asalkan digunakan dengan benar dan di usia yang tepat. 

Pemakaian pada bayi yang baru lahir (0–3 bulan) sebaiknya ditunda karena kulit mereka masih super sensitif. 

Setelah usia 3 bulan, minyak telon umumnya bisa digunakan dengan beberapa aturan keamanan seperti yang udah dijelaskan tadi.

Baca juga: Apa Itu Gangguan Kepribadian Histrionik? Ciri, Penyebab, dan Dampaknya pada Hubungan Sosial

Meski tradisional dan banyak dipakai turun-temurun, minyak telon tetap produk yang mengandung bahan aktif. 

Jadi, pinter-pinter deh sebagai orang tua buat milih produk yang terpercaya dan pakai secara bijak supaya si kecil tetap nyaman dan aman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU