Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 14:35 WIB

Hobi Ngopi Bisa Pengaruhi Penuaan Dini? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Author

Ilustrasi manfaat kopi untuk mencegah penuaan dini (freepik). 

INDOZONE.ID - Kopi sudah jadi “teman setia” banyak orang, dari pagi sampai lembur malam. 

Kandungan kafeinnya dikenal ampuh bikin melek dan fokus meningkat. Tapi dibalik itu, muncul pertanyaan yang sering bikin penasaran: benarkah kopi bisa mempercepat penuaan kulit? 

Faktanya, efek kopi terhadap kulit ternyata tidak hitam-putih, dan jawabannya jauh lebih kompleks dari sekadar “iya” atau “tidak”.

Dalam dunia kesehatan kulit, kolagen adalah kunci utama tampilan awet muda. 

Baca juga: Waspada Konsumsi Antibiotik Sembarangan, Ini 10 Dampaknya bagi Usus

Protein ini menjaga kulit tetap kenyal dan elastis, meski produksinya memang menurun seiring usia. 

Menariknya, beberapa studi menemukan bahwa senyawa dalam kopi berpotensi membantu mempertahankan kadar kolagen. 

Sayangnya, sebagian besar penelitian tersebut masih terbatas dan belum sepenuhnya diuji pada manusia. 

Jadi, anggapan kopi sebagai “penyelamat kolagen” belum bisa dianggap sebagai fakta mutlak.

Soal hidrasi, kopi sering dituding sebagai biang keladi kulit kering. 

Baca juga: Curhat Lewat Tulisan? Ini Alasan Journaling Jadi Cara Paling Simpel Pulihkan Kesehatan Mental

Konsumsi kafein berlebihan memang bisa memicu dehidrasi, yang membuat kulit tampak kusam dan garis halus lebih mudah terlihat. 

Namun disisi lain, riset juga menunjukkan bahwa ekstrak kopi — termasuk dari ampas dan pulp-nya — justru mampu meningkatkan kelembaban, kecerahan, dan tekstur kulit. 

Rahasianya ada pada polifenol, antioksidan alami yang melimpah dalam kopi.

Tak hanya itu, kafein juga dikenal punya efek anti-inflamasi. Dalam jumlah yang wajar, kafein dapat membantu melawan peradangan dan stres oksidatif, dua faktor utama penyebab penuaan dini. 

Antioksidan dalam kopi bekerja melindungi sel-sel kulit dari serangan radikal bebas, selama konsumsinya tidak berlebihan.

Lalu, apakah kopi aman untuk kesehatan kulit? Jawabannya kembali ke pola konsumsi. Ngopi dalam batas normal masih bisa memberikan manfaat. 

Baca juga: Simak Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral, Lebih Baik yang Mana?

Sebaliknya, terlalu banyak kafein justru berisiko menimbulkan gangguan tidur, jantung berdebar, kecemasan, hingga masalah pencernaan dan tekanan darah — yang semuanya bisa berdampak tidak langsung pada kondisi kulit.

Intinya, kopi bukan musuh kulit, tapi juga bukan ramuan ajaib untuk awet muda. 

Selama dikonsumsi dengan bijak dan diimbangi gaya hidup sehat — cukup minum air, tidur teratur, dan perawatan kulit yang tepat — ngopi tetap bisa dinikmati tanpa harus takut kulit menua lebih cepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Health.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU