Minggu, 08 FEBRUARI 2026 • 13:20 WIB

Pembelahan Mitosis: Pengertian, Tahapan, Fungsi, dan Ciri-cirinya

Author

Pembelahan Mitosis (Pixabay / qimono)

INDOZONE.ID - Pembelahan sel merupakan proses penting bagi makhluk hidup. Melalui pembelahan sel, tubuh dapat tumbuh, berkembang, dan mengganti sel yang rusak atau mati agar fungsi tubuh tetap berjalan dengan baik dan seimbang.

Salah satu jenis pembelahan sel adalah mitosis. Mitosis terjadi pada sel tubuh dan menghasilkan dua sel anak yang sama dengan sel induknya, sehingga berperan dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan. Yuk, mari pembahasan lebih lanjut.

Pengertian Pembelahan Mitosis

Pembelahan mitosis adalah proses pembelahan satu sel induk menjadi dua sel anak yang sama persis dengan sel induknya. Sel anak hasil mitosis memiliki jumlah kromosom (2n) dan sifat genetik yang sama dengan sel induk.

Mitosis terjadi pada sel tubuh (sel somatik), seperti sel kulit, sel otot, dan sel darah. Proses ini tidak terjadi pada sel kelamin. Karena itu, mitosis sangat berperan dalam pertumbuhan, perbaikan jaringan, dan perawatan tubuh agar tetap berfungsi dengan baik.

Baca juga: 10 Fakta Mengejutkan Tentang ASI, Salah Satunya Dapat Membunuh Sel Kanker

Ciri-Ciri Pembelahan Mitosis

Pembelahan mitosis memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari pembelahan sel lainnya, yaitu:

  • Terjadi pada sel tubuh.
  • Menghasilkan dua sel anak.
  • Sel anak bersifat identik dengan sel induk.
  • Jumlah kromosom tetap sama.
  • Tidak menghasilkan variasi genetik
  • Tidak melibatkan pembentukan sel kelamin. 

Tahapan Pembelahan Mitosis

Sebelum masuk ke fase inti, sel terlebih dahulu berada pada fase persiapan yang disebut Interfase. Setelah itu, barulah sel memasuki empat tahap utama mitosis:

1. Profase

Pada tahap profase, kromatin di dalam inti sel mulai memadat dan membentuk kromosom. Membran inti sel perlahan menghilang, dan benang spindel mulai terbentuk. Pada tahap ini, sel mulai bersiap untuk membagi materi genetiknya.

2. Metafase

Pada tahap metafase, kromosom berjajar rapi di tengah sel, tepatnya di bidang ekuator. Benang spindel menempel pada kromosom dan siap menariknya ke arah yang berlawanan.

3. Anafase

Pada tahap anafase, kromosom yang sebelumnya berpasangan akan terpisah dan ditarik ke dua kutub sel yang berlawanan. Tahap ini sangat penting karena menentukan pembagian kromosom yang sama pada kedua sel anak.

4. Telofase

Pada tahap telofase, kromosom mulai memanjang kembali menjadi kromatin. Membran inti sel terbentuk kembali, dan benang spindel menghilang. Sel mulai menyelesaikan proses pembelahan inti.

5. Sitokinesis

Sitokinesis adalah tahap pembelahan sitoplasma. Pada tahap ini, satu sel akan benar-benar terpisah menjadi dua sel anak yang baru dan sempurna.

Baca juga: Kelebihan Sel Darah Putih: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Fungsi Vital Mitosis bagi Makhluk Hidup

Mitosis bukan sekadar pembelahan biasa, melainkan pilar kehidupan yang memiliki fungsi:

1. Pertumbuhan Organisme 

Mitosis menambah jumlah sel sehingga makhluk hidup bisa bertambah besar dari ukuran mikroskopis menjadi organisme kompleks.

2. Regenerasi Jaringan

Saat kamu terjatuh dan terluka, sel kulit akan melakukan mitosis untuk mengganti jaringan yang rusak dengan jaringan baru yang sama persis.

3. Penggantian Sel yang Mati

Sel darah merah kita memiliki masa hidup tertentu. Mitosis memastikan sel-sel yang sudah tua digantikan oleh sel baru yang segar.

4. Reproduksi Aseksual

Bagi makhluk hidup bersel satu seperti amuba, mitosis adalah cara mereka menghasilkan keturunan (berkembang biak).

Contoh Pembelahan Mitosis

Pembelahan mitosis dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:

1. Penyembuhan Luka pada Kulit

Saat kulit terluka, sel-sel kulit akan membelah secara mitosis untuk menggantikan sel yang rusak sehingga luka dapat menutup dan sembuh.

2. Pertumbuhan Tubuh pada Anak

Pembelahan ini menyebabkan jumlah sel bertambah, sehingga tubuh anak dapat tumbuh dan berkembang seiring bertambahnya usia.

3. Pergantian Sel Kulit

Sel kulit mengalami pergantian secara terus-menerus. Sel kulit lama yang mati akan digantikan oleh sel kulit baru melalui proses mitosis, sehingga kulit tetap sehat.

4. Pertumbuhan Rambut dan Kuku

Sel-sel di akar rambut dan pangkal kuku membelah secara mitosis sehingga rambut dan kuku dapat terus tumbuh.

5. Pembentukan Sel Darah

Sel-sel di sumsum tulang membelah secara mitosis untuk menghasilkan sel darah baru yang menggantikan sel darah yang telah tua atau rusak.

6. Regenerasi Jaringan

Pada jaringan tertentu, seperti jaringan otot dan hati, mitosis membantu memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan ringan.

Baca juga: Benarkah Vitamin D Bisa Menurunkan Risiko Serangan Jantung? Simak Penjelasannya

Dengan memahami pembelahan mitosis, kita dapat mengetahui bagaimana tubuh menjaga keseimbangan dan fungsinya agar tetap berjalan dengan baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU