Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 18:57 WIB

Penyakit Jantung Bawaan pada Anak: Fakta, Gejala dan Cara Penanganannya

Author

Penanganan penyakit jantung bawaan pada anak. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Banyak orang tua tidak menyadari bahwa penyakit jantung bawaan (PJB) sering kali bersifat tersembunyi. Tidak sedikit bayi yang lahir terlihat sangat sehat, aktif, dan ceria layaknya bayi normal lainnya. 

Namun, di balik fisik yang tampak bugar tersebut, jantung mereka sebenarnya tengah berjuang ekstra keras. 

Gejala-gejala ini biasanya bersifat samar dan baru akan muncul ke permukaan saat beban aktivitas harian anak mulai meningkat.

Secara global, penyakit jantung bawaan terus meningkat. Data internasional mencatat lonjakan signifikan dari 0,6 per 1.000 kelahiran hidup pada 1930 menjadi lebih dari 9 per 1.000 kelahiran hidup pada 2010. 

Baca juga: Tanpa Disadari Orang Tua, Kebiasaan Ini Bisa Berdampak ke Jantung Anak

Asia menjadi wilayah dengan proporsi tertinggi, hampir 1 dari 100 bayi lahir dengan kelainan jantung bawaan.

Di Indonesia, realitas ini tercermin dari angka kelahiran yang tinggi. Dengan sekitar lima juta kelahiran per tahun, diperkirakan 50.000 bayi lahir dengan penyakit jantung bawaan, dan sekitar 8.500 di antaranya merupakan Atrial Septal Defect (ASD) tipe sekundum.

"Tidak semua kelainan jantung bawaan bisa terlihat sejak bayi lahir. Beberapa anak tampak sehat, tetapi sebenarnya memiliki gangguan pada jantung akibat kelainan genetik atau perkembangan janin yang tidak sempurna,” jelas dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K).

Dr. Radityo menegaskan bahwa tidak semua kelainan jantung bawaan bisa langsung terdeteksi saat bayi lahir. 

Sebagian anak tampak sehat secara kasat mata, namun sebenarnya memiliki gangguan struktural pada jantung akibat kelainan genetik atau proses perkembangan janin yang tidak sempurna.

"Anak tampak biru disertai sesak, mudah ngos-ngosan, minum susu tidak bisa banyak, dan memiliki riwayat prematur. Kondisi ini perlu dicurigai sebagai penyakit jantung bawaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia pun menekankan bahwa gejala penyakit jantung bawaan sering kali tidak spesifik, sehingga kerap terlewatkan. Namun terdapat sejumlah tanda yang patut diwaspadai oleh orang tua, antara lain:

  1. Warna kebiruan pada kulit, bibir, atau kuku
  2. Mudah lelah dan kesulitan bernapas, terutama saat menyusu
  3. Berat badan rendah dan pertumbuhan yang melambat
  4. Pembengkakan pada tungkai, perut, atau area sekitar mata

Baca juga: Suka Begadang? Studi Ungkap Night Owl Punya Risiko Penyakit Jantung Lebih Tinggi

Solusi Penanganan ASD dengan Teknik Zero-Fluoroscopy di Heartology

Penanganan lubang pada sekat atrium jantung (ASD) di Heartology kini tidak lagi selalu membutuhkan pembedahan besar. 

Melalui metode perkutan berbasis Zero-Fluoroscopy, kami berkomitmen memberikan perlindungan maksimal dengan meniadakan penggunaan radiasi dalam prosedur tindakan. 

Sebagai gantinya, dokter ahli kami menggunakan ekokardiografi untuk memandu proses penutupan lubang secara presisi. 

Langkah ini memastikan bayi dan ibu hamil mendapatkan penanganan jantung yang optimal tanpa harus khawatir akan efek samping radiasi bagi tumbuh kembang dan kesehatan mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU