INDOZONE.ID - HPV atau human papillomavirus termasuk salah satu infeksi menular seksual yang cukup umum.
Menurut Cleveland Clinic, ada lebih dari 40 jenis HPV yang bisa menular lewat hubungan seksual. Sebagian memang bisa dilawan oleh sistem imun tubuh, tetapi tidak semuanya hilang dengan sendirinya.
Melalui edukasi di media sosial belum lama ini, Dr. Tanaya Narendra, membagikan info penting tentang kenapa vaksin HPV itu krusial dan bagaimana aturan dosisnya.
Sebagai catatan, vaksin ini bukan hanya untuk perempuan saja, tapi juga penting bagi pria, individu interseks, maupun transgender.
Baca juga: 5 Kebiasaan Ini Bisa Melindungi Diri dari Gagal Jantung, Apa Saja?
Usia yang Dianjurkan
Menurut Dr. Tanaya, rentang usia paling ideal untuk dapat vaksin HPV adalah 9 sampai 15 tahun. Karena di usia ini, respons imun tubuh disebut sedang bagus-bagusnya untuk merespons vaksin.
Tapi untuk yang sudah lewat usia 15 tahun nggak perlu khawatir, karena vaksin ini tetap direkomendasikan sampai usia 45 tahun.
Bahkan untuk yang sudah aktif secara seksual pun, vaksin tetap bisa memberikan manfaat proteksi tambahan dari jenis virus HPV lain yang mungkin belum menginfeksi tubuh.
Dosis Berdasarkan Umur
Biar nggak salah dosis yang masuk ke tubuh, ini panduan jumlah dosis yang kalian butuhkan sesuai umur.
- Usia 9–15 tahun: Cukup 2 dosis
- Usia 15–45 tahun: Perlu 3 dosis
Baca juga: 7 Buah Penurun Tensi (Tekanan Darah Tinggi) yang Gampang Dicari, Cocok Buat Buah Tangan Pas Jenguk!
Semakin dini memulai, prosesnya akan semakin ringkas dan perlindungannya sudah ada sedari awal. Kalau sudah lewat usia 45 tahun, efektivitas vaksin ini memang sudah nggak optimal lagi. Jadi, kelompok usia dewasa lebih disarankan untuk rutin melakukan deteksi dini seperti Pap smear.
Vaksin HPV itu adalah bentuk investasi jangka panjang untuk kesehatan, terutama dalam mencegah risiko kanker di masa depan. Jadi, jangan ditunda-tunda lagi ya, apalagi kalau kalian masuk dalam rentang usia produktif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times