Sabtu, 21 MARET 2026 • 14:25 WIB

Ingin Tulang Kuat? Simak Panduan Cara Menyerap Vitamin D dari Telur Secara Maksimal Menurut Pakar

Author

Telur (Pexels/Pixabay)

INDOZONE.ID - Vitamin D sering disebut sebagai "vitamin sinar matahari," tetapi fungsinya jauh melampaui sekadar nutrisi biasa.

Di dalam tubuh, vitamin D bekerja layaknya hormon yang mengatur penyerapan kalsium, mendukung kesehatan tulang, memperkuat sistem imun, hingga menjaga fungsi metabolisme tetap stabil.

Sayangnya, gaya hidup modern yang membuat kita lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan memicu fenomena kekurangan vitamin D secara global.

Meskipun paparan sinar matahari adalah sumber utama, asupan makanan menjadi penyelamat penting, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan sinar matahari terbatas.

Telur muncul sebagai salah satu sumber alami vitamin D yang paling mudah ditemukan dan terjangkau.

Namun, tahukah Anda bahwa ada teknik khusus dalam cara mengonsumsi telur agar manfaatnya tidak terbuang sia-sia?

Baca juga: Rahasia Sarapan Murah dengan 2 Butir Telur Rebus yang Punya Manfaat Luar Biasa

Berikut adalah panduan lengkap mengenai cara menyerap vitamin D dari telur secara maksimal berdasarkan saran para ahli gizi.

Mengapa Vitamin D Sangat Penting bagi Tubuh?

Sebelum membahas teknik konsumsi, kita harus memahami mengapa nutrisi ini sangat krusial. Vitamin D berperan dalam membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor dari makanan.

Tanpa vitamin D yang cukup, tulang bisa menjadi tipis, rapuh, atau menyusut.

Selain kesehatan tulang, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang optimal berkaitan erat dengan pencegahan depresi, kesehatan jantung, dan perlindungan terhadap infeksi virus.

Namun, tidak banyak makanan yang secara alami mengandung vitamin D dalam jumlah signifikan. Telur adalah pengecualian yang istimewa, asalkan kita tahu cara mengolahnya dengan tepat.

Baca juga: Mengenal Oogenesis, Proses Terbentuknya Sel Telur dalam Sistem Reproduksi Wanita

Rahasia Penyerapan: Mengapa Telur Harus Dimakan Bersama Lemak?

Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menganggap semua nutrisi akan terserap otomatis saat kita makan.

Faktanya, vitamin D adalah jenis vitamin yang larut dalam lemak (fat-soluble). Artinya, tubuh Anda memerlukan molekul lemak untuk mengangkut vitamin D dari usus ke dalam aliran darah.

Ahli gizi ternama, Toby Amidor, menekankan bahwa lemak bertindak sebagai "kendaraan" bagi vitamin D. Tanpa kehadiran lemak yang cukup saat proses pencernaan, penyerapan vitamin D akan menurun drastis.

Oleh karena itu, mengombinasikan telur dengan sumber lemak sehat adalah strategi cerdas untuk memastikan setiap mikrogram vitamin D yang Anda makan benar-benar dimanfaatkan oleh tubuh.

Telur. (freepik.com)

Jangan Buang Kuningnya! Ini Sumber Utama Vitamin D

Tren diet rendah kalori sering kali menyarankan orang untuk hanya memakan putih telur. Padahal, jika tujuan Anda adalah kesehatan tulang dan imun, membuang kuning telur adalah sebuah kerugian besar.

Hampir seluruh kandungan vitamin D dalam sebutir telur terkonsentrasi di dalam kuning telur.

Selain mengandung vitamin, kuning telur juga secara alami sudah memiliki lemak sehat yang sebenarnya membantu proses penyerapan awal.

Ahli gizi Jamie Lee McIntyre menegaskan pentingnya mengonsumsi telur utuh.

Telur adalah paket nutrisi lengkap; memisahkannya berarti Anda kehilangan sinergi alami yang telah diciptakan alam untuk metabolisme tubuh kita.

Baca juga: Gula Darah Orang Indonesia Sering Naik Gara-gara Sarapan Nasi Uduk? Menkes Ajak Makan 2 Butir Telur Rebus Modalnya Rp5 Ribu

Tips Praktis Kombinasi Telur dan Lemak Sehat

Untuk mengoptimalkan cara mengonsumsi telur, Anda bisa memadukannya dengan bahan-bahan yang mengandung lemak tak jenuh. Berikut adalah beberapa kombinasi yang direkomendasikan:

  • Gunakan Minyak Zaitun saat Memasak: Alih-alih menggunakan minyak kelapa sawit biasa, gunakan extra virgin olive oil (EVOO). Lemak sehat dalam minyak zaitun tidak hanya meningkatkan penyerapan vitamin D, tetapi juga baik untuk kesehatan jantung.
  • Tambahkan Irisan Alpukat: Alpukat adalah "superfood" yang kaya akan lemak monounsaturated. Menambahkan setengah buah alpukat di samping telur rebus atau telur dadar Anda akan menciptakan lingkungan ideal bagi vitamin D untuk terserap sempurna.
  • Taburan Biji-bijian (Chia atau Flaxseed): Biji-bijian ini mengandung asam lemak Omega-3 yang tinggi. Selain memberikan tekstur renyah, lemak dari biji-bijian ini memperkuat daya serap vitamin larut lemak lainnya seperti vitamin A dan K yang juga ada dalam telur.
  • Paduan dengan Ikan Berlemak: Jika Anda ingin "dosis ganda" vitamin D, sajikan telur bersama potongan ikan salmon atau sarden. Ikan-ikan ini adalah sumber vitamin D sekaligus lemak Omega-3 yang sangat kuat.

Baca juga: 5 Tips Menyimpan Telur Agar Awet dan Tidak Busuk

Sumber Vitamin D Lain untuk Melengkapi Menu Harian

Meskipun telur sangat bermanfaat, keberagaman pangan tetap menjadi kunci utama kesehatan. Jangan hanya mengandalkan telur sebagai satu-satunya sumber. Anda bisa melengkapinya dengan:

  • Makanan Fortifikasi: Susu nabati, jus jeruk, atau sereal yang telah diperkaya vitamin D.
  • Jamur: Beberapa jenis jamur yang terpapar sinar UV memiliki kandungan vitamin D yang cukup baik.
  • Sinar Matahari: Tetaplah berusaha mendapatkan paparan sinar matahari pagi selama 10–15 menit setiap hari.

Kesimpulan

Memaksimalkan nutrisi bukan hanya soal apa yang Anda makan, tapi bagaimana Anda memakannya.

Dengan menerapkan cara mengonsumsi telur bersama lemak sehat dan memastikan Anda memakan seluruh bagian telur (termasuk kuningnya), Anda telah melakukan langkah besar untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eatingwell.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU