INDOZONE.ID - Keluarga Berencana (KB) suntik 1 bulan sering jadi pilihan bagi mereka yang mau kontrasepsi praktis tanpa harus ribet setiap hari.
Tapi masalahnya, ada kondisi tubuh yang nggak cocok menggunakan metode ini dan muncul efek samping tertentu.
Nah, biar kamu nggak bingung, yuk kenali dulu cara kerja hingga tanda-tanda tubuh kamu ternyata tidak cocok dengan KB suntik 1 bulan.
Baca juga: Bisakah Melahirkan Normal Setelah Operasi Caesar? Kenali Tindakan VBAC
Apa Itu KB Suntik 1 Bulan?
KB suntik 1 bulan adalah metode kontrasepsi hormonal yang diberikan setiap 28–30 hari, yang berisi kombinasi hormon estrogen dan progestin yang bekerja mirip hormon alami dalam tubuh.
Cara kerjanya KB Suntik 1 Bulan:
- Mencegah ovulasi (pelepasan sel telur)
- Mengentalkan lendir serviks agar sperma susah masuk
- Menipiskan dinding rahim agar sel telur sulit menempel
Jika digunakan dengan benar dan rutin, efektivitasnya bisa mencapai 99%. Tapi saat telat suntik atau nggak sesuai jadwal, menimbulkan kemungkinan hamil
Kelebihan KB Suntik 1 Bulan
1. Efektif Cegah Kehamilan
Jika dipakai sesuai jadwal, KB suntik bulanan termasuk metode yang sangat efektif. Selain itu, perlindungannya juga konsisten selama kamu disiplin suntik tiap bulan.
Baca juga: 7 Cara Mencabut Gigi Goyang Sendiri Tanpa Sakit, Aman Dilakukan di Rumah!
2. Praktis dan Gak Ribet
Bagi kamu yang nggak mau ribet minum pil setiap hari, metode ini tentu lebih simpel. Aktivitas sehari-hari juga nggak terganggu, termasuk saat berhubungan dengan pasangan.
3. Bisa Bantu Kurangi Risiko Penyakit Tertentu
KB hormonal seperti ini juga memiliki manfaat tambahan, misalnya membantu menurunkan risiko kista ovarium atau gangguan pada rahim. Meski begitu, manfaat ini tetap tergantung kondisi masing-masing tubuh.
4. Efeknya Gak Permanen
Jika suatu saat kamu ingin hamil, cukup berhenti menggunakannya. Biasanya kesuburan bisa kembali dalam beberapa bulan setelah berhenti.
Efek Samping KB Suntik 1 Bulan
Meskipun banyak manfaatnya, tetap ada efek samping yang mungkin bisa muncul.
1. Perdarahan di Luar Jadwal Haid
Kamu bisa mengalami flek atau perdarahan ringan di luar menstruasi dan ini cukup umum terjadi, apalagi di awal pemakaian.
2. Sakit Kepala
Beberapa orang ngalamin sakit kepala karena perubahan hormon. Biasanya masih tergolong ringan, tapi jika parah sebaiknya cek ke dokter.
Baca juga: Daftar Contoh Makanan UPF yang Sering Dianggap Praktis, Tapi Menyimpan Bahaya
3. Siklus Haid Jadi Berantakan
Haid bisa jadi lebih maju, mundur, atau bahkan nggak teratur karena hormon dalam tubuh lagi beradaptasi.
4. Berat Badan Naik
Ada kemungkinan berat badan naik, walaupun biasanya nggak drastis dan tetap bisa dikontrol dengan pola makan dan olahraga.
5. Tidak Melindungi dari Penyakit Menular Seksual
Penting diingat, KB suntik hanya mencegah kehamilan, bukan melindungi dari infeksi menular seksual.
Tanda Tubuh Gak Cocok
Nah, ini yang wajib kamu waspadai. Saat muncul tanda-tanda berikut, bisa jadi tubuh kamu nggak cocok dengan KB suntik 1 bulan.
- Muncul ruam atau reaksi alergi di kulit
- Sakit kepala parah dan nggak biasa
- Nyeri dada, sesak napas, atau batuk darah
- Gangguan penglihatan atau bicara
- Sakit perut hebat
- Perdarahan vagina yang tidak normal dan sering
- Area bekas suntikan bernanah atau nyeri berlebihan
Baca juga: Bisakah Melahirkan Normal Setelah Operasi Caesar? Kenali Tindakan VBAC
Jika kamu mengalami salah satu dari ini, jangan ditunda untuk langsung periksa ke dokter.
KB suntik 1 bulan memang praktis dan efektif, tapi tetap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing karena bisa jadi tubuh kamu nggak cocok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hello Sehat