Rabu, 08 APRIL 2026 • 15:20 WIB

6 Tips Meningkatkan Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Kerja, Biar Nggak Tumbang!

Author

ilustrasi cara meningkatkan kesehatan mental di tengah tekanan kerja banyak (Freepik)

INDOZONE.ID - Tekanan kerja yang datang terus-menerus sering kali bikin mental terasa lelah tanpa disadari. 

Kondisi kerjaan yang penuh dengan deadline, tuntutan atasan, hingga ritme kerja yang cepat, bisa pelan-pelan menguras energi dan emosi kamu.

Kalau dibiarkan, kondisi ini bukan cuma bikin stres, tapi juga menurunkan produktivitas sehari-hari.

Biar nggak tumbang di tengah tekanan kerja tinggi, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kesehatan mental. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Manfaatkan Waktu Libur untuk Istirahat Total

Tekanan kerja yang tinggi sering bikin kamu tetap kepikiran pekerjaan bahkan saat hari libur.

Harapannya sih biar kerjaan lebih ringan ke depan, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Mental makin capek dan gak punya waktu untuk benar-benar pulih. 

Akibatnya, kamu masuk hari Senin dengan energi yang sudah terkuras.

Coba mulai tegas memisahkan waktu kerja dan waktu istirahat. Saat libur, izinkan diri untuk benar-benar “off” dari urusan kantor.

Kamu juga berhak menolak dihubungi di luar jam kerja, apalagi jika bukan bagian dari tanggung jawab utama.

Kalau memang penting, minta mereka meninggalkan pesan dan kamu bisa membalasnya saat jam kerja kembali.

2. Belajar Bilang “Tidak” pada Tugas di Luar Porsi

Menjadi karyawan yang selalu siap membantu memang terlihat baik. Tapi kalau semua tugas diterima tanpa batas, kamu justru berisiko dimanfaatkan dan kelelahan sendiri.

Apalagi jika tugas tersebut sebenarnya bukan tanggung jawabmu. Fokuslah pada pekerjaan yang memang sesuai dengan jobdesk.

Baca juga: 5 Cara Jaga Kesehatan Mental saat Dibanjiri Berita Negatif di Media Sosial

Kalau diminta mengerjakan hal di luar itu, kamu boleh menolak dengan cara yang profesional. Jika rekan kerja butuh bantuan, cukup arahkan atau bantu seperlunya, bukan mengambil alih sepenuhnya.

3. Gunakan Bantuan Asisten Jika Memungkinkan

Memang tidak semua orang punya kesempatan untuk memiliki asisten, apalagi jika kondisi finansial belum memungkinkan.

Namun, jika situasimu mendukung, kehadiran asisten bisa sangat membantu meringankan beban kerja sehari-hari.

Kamu bisa mendelegasikan tugas-tugas administratif atau hal teknis yang tidak harus dikerjakan sendiri.

Mulai dari mengatur jadwal, memesan tiket perjalanan, hingga menyiapkan kebutuhan kerja.

Dengan bantuan ini, kamu bisa lebih fokus pada hal yang benar-benar penting tanpa merasa kewalahan.

4. Komunikasikan Beban Kerja ke HRD

Menahan tekanan atau beban pikiran terus-menerus bukan solusi, justru bisa memicu emosi yang meledak di kemudian hari. 

Apalagi jika kamu merasa diperlakukan tidak adil atau beban kerja yang dikasih terlalu berat.

Daripada memendam sendiri atau hanya curhat ke teman, lebih baik sampaikan kondisi ini ke HRD.

Mereka punya peran untuk membantu mencari solusi yang lebih objektif dan berkelanjutan.

Dengan komunikasi yang tepat, masalah bisa ditangani sebelum berdampak lebih besar pada kondisi mentalmu.

5. Ubah Cara Menyikapi Tekanan Kerja

Tidak semua tekanan bisa dihilangkan, terutama yang berasal dari lingkungan kerja seperti sikap atasan atau tuntutan pekerjaan. Tapi, kamu masih bisa mengubah cara menyikapinya.

Baca juga: Jangan Anggap Sepele! 6 Dampak Begadang yang Bisa Merusak Kesehatan Tubuh dan Mental

Misalnya, jika sebelumnya kamu terlalu memikirkan omelan atasan, coba belajar lebih santai dalam menanggapinya.

Dengarkan seperlunya, ambil yang penting, lalu lepaskan sisanya. Alihkan fokus ke hal lain yang membuatmu lebih tenang. 

6. Luangkan Waktu untuk Aktivitas yang Kamu Nikmati

Di tengah tekanan kerja, sering kali kamu lupa melakukan hal-hal yang sebenarnya bikin hati lebih tenang.

Padahal, aktivitas sederhana seperti nonton, olahraga ringan, atau sekadar ngobrol santai bisa membantu menurunkan stres secara signifikan.

Coba sisihkan waktu khusus di sela kesibukan untuk melakukan hal yang kamu suka.

Gak harus lama yang penting konsisten dan benar-benar kamu nikmati. Aktivitas ini bisa jadi “charging” emosional agar kamu tetap seimbang menghadapi tekanan kerja.

Dengan begitu, kesehatan mentalmu tetap terjaga meski rutinitas sedang padat.

Menjaga kesehatan mental di tengah tekanan kerja memang bukan hal mudah, tapi tetap bisa dilakukan dengan langkah kecil yang konsisten. Semoga berhasil ya! 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: American Psychological Association

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU